Penganiaya anak di bawah umur ternyata bukan ibu kandung

Rabu, 14 September 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dairi24jam||-Sidikalang Ternyata perempuan inisial SM (35) penganiaya anak balita RS (4) yang diamankan Sat Res Polres Dairi saat ikut mendampingi korban RS (4) di RSUD Sidikalang bukanlah ibu kandung korban tapi masih status pacar ayah korban.

Disebutkan Sumitro, pelaku berinisial SM (35) merupakan pacar dari RS (ayah korban). Dimana RS telah pisah dengan istrinya, begitu pelaku SM juga sudah pisah dengan suaminya. Keduanya pun menjalin asmara dan berencana akan menikah.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi korban bukan anak kandung pelaku dan ibu kandung korban resminya Boru Situmorang yang tinggal di Sibolga, hanya status boru Situmorang dengan ayah korban RS cerai jadi sebahagian anaknya ada ikut ayah dan ada ikut ibunya. Pelaku juga sudah memiliki suami dan anak tetap dengan kondisi cerai. Sekarang kita lagi turun melakukan olah tempat kejadian perkara ke Desa Simartugan untuk melakukan pemeriksaan saksi-
saksi dan untuk sementara pelaku SM (35) diamankan di Polres Dairi dengan status pelaku kekerasan terhadap anak,” terang Rismanto J Purba.

Baca Juga :  Ngopi Bareng Di Warung, Cara Babinsa Eratkan Tali Silaturahmi Dengan Warga

Sebelumnya pelaku saat diwawancarai IGnews, Sabtu (5/2/22) malam di RSUD Sidikalang mengakui bahwa dia adalah ibu kandung korban RS dan dia mengaku stres karena sudah 2 tahun ditinggal ayah korban. Pelaku mengaku menganiaya anak kandungnya karena stres
sebab sudah dua tahun ditinggal suami. Diakuinya ia menganiaya anak kandungnya itu menggunakan  bambu.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 06 Kerajaan Komsos Dengan Warga Di Percetakan FotoCopy

Saat di RSUD Sidikalang SM terlihat tidak ada masalah dan mengaku pasrah, namun ia mengaku sangat menyesali perbuatannya dan pasrah akan hukumannya karena telah
menyebabkan korban luka berat dengan kondisi RS sangat memprihatinkan. Dia bahkan menyebutkan perbuatannya akibat kondisi kehidupan keluarganya sangat memprihatikan dengan hidup 5 orang anak dan sementara ia mengatakan pekerjaannya hanya buru tani di ladang orang di Desa Simartugan.(B.01)

 

Berita Terkait

Mempererat Sinergitas Wilayah, Babinsa Koramil 05/TP Silaturahmi Bersama Sekcam dan Aparatur Kecamatan Tanah Pinem
Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla, Pemkab Dairi dan Forkopimda Gelar Rakor serta Simulasi di Silahisabungan
Tragis, Usai Pamit ke Kamar Mandi, IAB Ditemukan Tewas dalam Parit
Antisipasi Karhutla, Babinsa Bersama Bhabinkabtibmas Gelar Patroli dan Sosialisasi di Desa Silalahi I
Babinsa Koramil 05/ TP , Sertu Hasanadi Pererat Komsos Bersama Warga Tanah Pinem
Sinergi TNI-Polri dan Warga: Serma S. Umri Pimpin Gotong Royong di Desa Kuta Buluh
Pererat Kemanunggalan, Serda J. Ginting Gelar ‘Komsos Ngopi Bareng’ Bersama Warga Desa Kuta Buluh
Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Sertu Hasanadi Gelar Komsos Hangat Bersama Warga Desa Balan Dua

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:21

Mempererat Sinergitas Wilayah, Babinsa Koramil 05/TP Silaturahmi Bersama Sekcam dan Aparatur Kecamatan Tanah Pinem

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:04

Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla, Pemkab Dairi dan Forkopimda Gelar Rakor serta Simulasi di Silahisabungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:03

Antisipasi Karhutla, Babinsa Bersama Bhabinkabtibmas Gelar Patroli dan Sosialisasi di Desa Silalahi I

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:25

Babinsa Koramil 05/ TP , Sertu Hasanadi Pererat Komsos Bersama Warga Tanah Pinem

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:58

Sinergi TNI-Polri dan Warga: Serma S. Umri Pimpin Gotong Royong di Desa Kuta Buluh

Berita Terbaru