Ditemukan Setelah 8 Hari Pencarian, Jenazah Petani yang Terpeleset di Sungai Lae Une Berhasil Dievakuasi Tim Gabungan

Kamis, 2 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DAIRI24JAM || PAKPAK BHARATUpaya pencarian intensif selama delapan hari terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di aliran Sungai Lae Une akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan dari Polres Pakpak Bharat bersama pemangku kepentingan (stakeholder) terkait dan masyarakat berhasil mengevakuasi jasad korban pada Kamis pagi (2/4/2026).

 

Korban diketahui bernama Robert Sinamo (50), seorang petani asal Dusun Sukaramai, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat. Robert sebelumnya diduga kuat terpeleset dan hanyut terbawa arus sungai yang deras saat sedang beraktivitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat sekitar pukul 09.00 WIB. Kondisi korban saat ditemukan sudah meninggal dunia, mengapung di aliran Sungai Lae Une, tepatnya di wilayah Desa Kecupak I, Kecamatan Pergeteng-geteng Sengkut.

 

Mendapat laporan tersebut, Kapolres Pakpak Bharat, AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K., M.H., langsung bergerak cepat. Beliau menginstruksikan jajaran di bawah komando Pamapta I Ipda Ronitua Manik, S.H., bersama Tim Inafis Sat Reskrim dan Personel Polsek Salak untuk menuju lokasi kejadian.

Baca Juga :  Perlancar Aliran Air,Babinsa Koramil 05 Tanah Pinem Lakukan Pendampingan Pemasangan Gorong Gorong

 

Bapak Kapolres memerintahkan personel untuk segera berkoordinasi dengan seluruh stakeholder guna melakukan evakuasi jasad korban secara cepat dan aman,” ujar Kasi Humas Polres Pakpak Bharat, AKP Amron Simanullang, S.H., dalam keterangan resminya di Salak.

 

Medan sungai yang menantang tidak menyurutkan semangat tim gabungan. Proses evakuasi melibatkan sinergi antara Polres Pakpak Bharat, Tim SAR Provinsi Sumatera Utara, BPBD Kabupaten Pakpak Bharat, Pemerintah Desa Kecupak I, serta bantuan sukarela dari masyarakat sekitar.

 

Isak tangis keluarga pecah saat menyaksikan proses pengangkatan jenazah dari sungai ke daratan. Kehadiran pihak keluarga di lokasi memastikan identitas korban adalah benar Robert Sinamo yang telah dicari selama sepekan terakhir.

 

Pihak kepolisian sempat memberikan edukasi dan permohonan kepada keluarga agar jenazah dibawa ke RSUD Salak terlebih dahulu untuk keperluan visum et repertum guna memastikan penyebab pasti kematian. Namun, pihak keluarga memutuskan untuk langsung membawa korban pulang.

 

Baca Juga :  Bangkitkan semangat Gotong royong Babinsa Koramil 01ajak warga Kerja Bakti 

“Kami sudah berkoordinasi dengan keluarga untuk prosedur visum. Namun, pihak keluarga memohon agar tidak dilakukan autopsi maupun visum. Pertimbangannya adalah kondisi jenazah yang sudah mulai mengeluarkan aroma tidak sedap karena sudah delapan hari di air,” jelas AKP Amron.

Penyerahan jasad Korban Robert Sinamo kepada keluarga

Lebih lanjut, AKP Amron menambahkan bahwa keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni. “Keluarga sudah ikhlas dan ingin segera memakamkan korban secara layak,” tambahnya.

 

Setelah proses administrasi selesai, Sat Reskrim Polres Pakpak Bharat secara resmi menyerahkan jenazah Robert Sinamo kepada pihak keluarga. Prosesi penyerahan ini disaksikan langsung oleh perwakilan Basarnas Provinsi, BPBD Pakpak Bharat, Kepala Desa Kecupak I, serta tokoh masyarakat setempat.

 

Saat ini, jenazah telah dibawa ke rumah duka di Kecamatan Kerajaan untuk dilakukan prosesi pemakaman sesuai adat dan kepercayaan keluarga. Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama saat cuaca ekstrem yang dapat membuat arus sungai menjadi tidak terduga.

Penulis : Bambang Ermansyah

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi dan Jaga Kondusivitas Wilayah, Serma Supriadi Hutasoit Gelar Komsos Bersama Warga Pasir Tengah
Mempererat Sinergitas Wilayah, Babinsa Koramil 05/TP Silaturahmi Bersama Sekcam dan Aparatur Kecamatan Tanah Pinem
Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla, Pemkab Dairi dan Forkopimda Gelar Rakor serta Simulasi di Silahisabungan
Tragis, Usai Pamit ke Kamar Mandi, IAB Ditemukan Tewas dalam Parit
Antisipasi Karhutla, Babinsa Bersama Bhabinkabtibmas Gelar Patroli dan Sosialisasi di Desa Silalahi I
Babinsa Koramil 05/ TP , Sertu Hasanadi Pererat Komsos Bersama Warga Tanah Pinem
Sinergi TNI-Polri dan Warga: Serma S. Umri Pimpin Gotong Royong di Desa Kuta Buluh
Pererat Kemanunggalan, Serda J. Ginting Gelar ‘Komsos Ngopi Bareng’ Bersama Warga Desa Kuta Buluh

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 15:09

Pererat Silaturahmi dan Jaga Kondusivitas Wilayah, Serma Supriadi Hutasoit Gelar Komsos Bersama Warga Pasir Tengah

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:21

Mempererat Sinergitas Wilayah, Babinsa Koramil 05/TP Silaturahmi Bersama Sekcam dan Aparatur Kecamatan Tanah Pinem

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:04

Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla, Pemkab Dairi dan Forkopimda Gelar Rakor serta Simulasi di Silahisabungan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:47

Tragis, Usai Pamit ke Kamar Mandi, IAB Ditemukan Tewas dalam Parit

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:03

Antisipasi Karhutla, Babinsa Bersama Bhabinkabtibmas Gelar Patroli dan Sosialisasi di Desa Silalahi I

Berita Terbaru