Lambannya Penanganan Kasus Pengeroyokan Manda dan Iwan di Dairi Tuai Kritik: “Anak Polisi Saja Begini, Apalagi Rakyat Biasa”

Rabu, 8 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DAIRI24JAM || SIDIKALANGKinerja Polres Dairi kembali menjadi sorotan tajam publik. Kali ini, kritik pedas muncul menyusul lambannya penanganan kasus pengeroyokan yang menimpa seorang wanita bernama Manda. Fakta mengejutkan terungkap bahwa Manda merupakan putri kandung dari Aiptu M. Zulham Hasibuan, seorang anggota polisi aktif yang bertugas di institusi yang sama, yakni Polres Dairi.

 

Kasus yang seharusnya menjadi atensi prioritas ini justru dinilai jalan di tempat. Ketidakjelasan status hukum para pelaku memicu keresahan, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga masyarakat luas yang mengamati jalannya perkara ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga yang identitasnya di rahasiakan, menyampaikan kritik pedas terhadap lambatnya respons penyidik. Menurutnya, jika kasus yang menimpa keluarga internal kepolisian saja tidak segera dituntaskan, maka harapan masyarakat sipil untuk mendapatkan keadilan akan semakin menipis.

Baca Juga :  Cek Stok Gabah, Babinsa Aktif Sambagi Kilang Padi

Ini sangat aneh. Korban adalah anak dari anggota polisi (Aiptu M. Zulham Hasibuan) yang bertugas di situ (Polres Dairi), tapi penanganannya saja lambat sekali. Kalau keluarga polisi saja diperlakukan begini, apalagi kita masyarakat biasa ini? Ke mana lagi kami mau mengadu?” ujar sumber tersebut kepada awak media, Rabu (8/4/2026) Sore.

Ia juga menyoroti adanya pembiaran terhadap dua orang terduga pelaku yang hingga kini belum mendapatkan tindakan tegas dari pihak penyidik. Padahal, menurut keterangan saksi-saksi di lapangan, keterlibatan kedua orang tersebut dalam aksi pemukulan terhadap korban sudah sangat terang benderang.

Selain masalah lambannya prosedur hukum, warga juga menyinggung latar belakang atau rencana masa depan para pelaku yang disebut-sebut berambisi menjadi anggota TNI. Muncul kekhawatiran bahwa status atau rencana tersebut dijadikan dalih untuk meloloskan diri dari jerat hukum.

Baca Juga :  Cegah Kenakalan Remaja,Babinsa Komsos Dengan Pemuda Desa Kuta Saga

Sudah jelas kedua orang itu ikut memukuli korban, kenapa polisi tidak menghukum mereka? Jadi kalau mereka ingin menjadi TNI, memangnya bisa sesuka hati mereka? Apakah dengan alasan itu mereka bisa bebas setelah melakukan pemukulan? Hukum harus tetap tegak tanpa pandang bulu,” tegas sumber tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga korban masih menanti kepastian hukum dan transparansi dari penyidik Polres Dairi. Publik mendesak agar Kapolres Dairi segera mengambil tindakan tegas dan mengevaluasi kinerja satuan yang menangani kasus ini agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri tidak semakin merosot.

Kasus ini menjadi ujian bagi Polres Dairi: apakah mereka mampu bertindak profesional dan objektif meski korbannya adalah bagian dari keluarga besar mereka sendiri, atau justru membiarkan preseden buruk “hukum yang tumpul ke atas” terus berlanjut.

Penulis : Bambang Ermansyah

Berita Terkait

Tingkatkan Ketahanan Pangan Desa Kempawa, Babinsa Koramil 05 Tanah Pinem Sambangi Petani Jagung
Tingkatkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Babinsa Koramil 05/TP Gotong Royong Bangun Rumah Warga di Desa Renun
Cakupan BPJS Kesehatan Dairi Capai 97,86 Persen, Bupati Vickner Sinaga Dorong Penguatan SDM dan Layanan Kesehatan
Bupati Dairi: Transaksi Non Tunai Tak Bisa Ditawar, Era Baru Tata Kelola Keuangan Desa Dimulai
Dairi Raih DBH Pajak Provinsi Sumatera Utara, Pemkab Siap Maksimalkan Pembangunan
Bupati Dairi Sampaikan Nota Pengantar Atas Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026
Perkokoh Silaturahmi dan Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Koramil 05/Tanah Pinem Gelar Komsos Hangat Bersama Warga Balan Dua
Polisi Buru Pelaku Perampokan & Penyergapan Dokter Nico di Tempat Praktik Jalan Tembakau Sidikalang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:34

Tingkatkan Ketahanan Pangan Desa Kempawa, Babinsa Koramil 05 Tanah Pinem Sambangi Petani Jagung

Kamis, 3 September 2026 - 10:53

Tingkatkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Babinsa Koramil 05/TP Gotong Royong Bangun Rumah Warga di Desa Renun

Kamis, 3 September 2026 - 08:09

Cakupan BPJS Kesehatan Dairi Capai 97,86 Persen, Bupati Vickner Sinaga Dorong Penguatan SDM dan Layanan Kesehatan

Kamis, 3 September 2026 - 08:03

Bupati Dairi: Transaksi Non Tunai Tak Bisa Ditawar, Era Baru Tata Kelola Keuangan Desa Dimulai

Kamis, 3 September 2026 - 08:01

Dairi Raih DBH Pajak Provinsi Sumatera Utara, Pemkab Siap Maksimalkan Pembangunan

Berita Terbaru