Memasuki Hari Ketujuh Pencarian, Tim SAR Temukan Sarung Bantal Milik Pasutri Korban Mobil Terjun ke Jurang Lae Kombih

Senin, 6 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DAIRI24JAM || Pakpak Bharat– Memasuki hari ketujuh operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), tim gabungan dari Basarnas dan relawan akhirnya menemukan titik terang dalam upaya pencarian korban kecelakaan tunggal mobil yang terjun ke jurang di kawasan Sungai Lae Kombih. Pada penyisiran yang dilakukan Senin (06/04/2026), petugas menemukan satu buah sarung bantal yang diduga kuat milik korban.

Temuan ini dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga yang terus memantau proses pencarian di posko darurat. Keluarga memastikan bahwa benda tersebut merupakan perlengkapan yang berada di dalam mobil saat kecelakaan nahas itu terjadi pada 30 Maret 2026 yang lalu.

Benar, pihak keluarga sudah melihat langsung dan memastikan bahwa sarung bantal yang ditemukan tim di aliran sungai hari ini adalah milik korban,” ujar perwakilan tim di lapangan.

Meski telah ditemukan barang bukti fisik, keberadaan pasangan suami istri (pasutri) yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut hingga kini masih misterius. Sejak dilaporkan hilang tujuh hari yang lalu, tim SAR telah melakukan berbagai upaya mulai dari penyisiran darat di tebing jurang hingga penyisiran air menggunakan perahu karet di sepanjang aliran Sungai Lae Kombih yang dikenal memiliki arus cukup deras dan medan yang ekstrem.

Kecelakaan tunggal ini menjadi perhatian publik setelah sebuah unit mobil dilaporkan hilang kendali dan terjun bebas ke dalam jurang sedalam puluhan meter hingga mencapai dasar sungai. Sejak saat itu, upaya evakuasi dan pencarian terus dilakukan tanpa henti oleh tim gabungan.

Baca Juga :  Babinsa Hadiri Rapat Penyuluhan Bidang Pertanian Dan Ketahanan Pangan Di Desa Binaan

Hingga laporan ini diturunkan, status korban masih dinyatakan hilang. Tim SAR menegaskan akan terus memaksimalkan pencarian di hari-hari mendatang, dengan fokus pada titik-titik pusaran air dan tumpukan material sampah sungai yang dimungkinkan menjadi lokasi tersangkutnya korban.

Keluarga dan kerabat korban berharap mukjizat dapat terjadi, atau setidaknya korban dapat segera ditemukan agar dapat dievakuasi dengan layak.

Penulis : Bambang Ermansyah

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi dan Jaga Kondusivitas Wilayah, Serma Supriadi Hutasoit Gelar Komsos Bersama Warga Pasir Tengah
Mempererat Sinergitas Wilayah, Babinsa Koramil 05/TP Silaturahmi Bersama Sekcam dan Aparatur Kecamatan Tanah Pinem
Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla, Pemkab Dairi dan Forkopimda Gelar Rakor serta Simulasi di Silahisabungan
Tragis, Usai Pamit ke Kamar Mandi, IAB Ditemukan Tewas dalam Parit
Antisipasi Karhutla, Babinsa Bersama Bhabinkabtibmas Gelar Patroli dan Sosialisasi di Desa Silalahi I
Babinsa Koramil 05/ TP , Sertu Hasanadi Pererat Komsos Bersama Warga Tanah Pinem
Sinergi TNI-Polri dan Warga: Serma S. Umri Pimpin Gotong Royong di Desa Kuta Buluh
Pererat Kemanunggalan, Serda J. Ginting Gelar ‘Komsos Ngopi Bareng’ Bersama Warga Desa Kuta Buluh

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 15:09

Pererat Silaturahmi dan Jaga Kondusivitas Wilayah, Serma Supriadi Hutasoit Gelar Komsos Bersama Warga Pasir Tengah

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:21

Mempererat Sinergitas Wilayah, Babinsa Koramil 05/TP Silaturahmi Bersama Sekcam dan Aparatur Kecamatan Tanah Pinem

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:04

Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla, Pemkab Dairi dan Forkopimda Gelar Rakor serta Simulasi di Silahisabungan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:47

Tragis, Usai Pamit ke Kamar Mandi, IAB Ditemukan Tewas dalam Parit

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:03

Antisipasi Karhutla, Babinsa Bersama Bhabinkabtibmas Gelar Patroli dan Sosialisasi di Desa Silalahi I

Berita Terbaru