Dairi24jam.id
Sidikalang

OMI Zona 6 Sukses Digelar di Dairi, Momentum Madrasah Unjuk Gigi Menuju Pentas Nasional

DAIRI24JAM · 7 Oktober 2026, 09:10

DAIRI24JAM || SIDIKALANG – Atmosfer kompetisi dan semangat membara menyelimuti Lapangan MIN 1 Dairi pada Selasa (6 Oktober 2026). Ratusan peserta didik terbaik tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) berkumpul untuk menorehkan tinta emas prestasi dalam ajang bergengsi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Zona 6 Provinsi Sumatera Utara.

 

Perhelatan berskala regional ini menyatukan talenta-talenta muda dari enam kabupaten, yakni Kabupaten Dairi sebagai tuan rumah, Karo, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir, dan Tapanuli Utara.

Sejak pagi, riuh tepuk tangan dan yel-yel dukungan mendominasi area perlombaan, menandakan dimulainya panggung pembuktian bagi generasi emas madrasah.

OMI Zona 6 bukan sekadar rutinitas kompetisi tahunan, melainkan wadah strategis bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi akademis dan non-akademis, sekaligus menjadi parameter konkret dalam mengukur peta kemampuan dan capaian prestasi madrasah di wilayah dataran tinggi Sumatera Utara.

Hadir langsung untuk membuka dan meninjau jalannya kompetisi, Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Drs. H. Syafrizal Bancin, MM. Dalam orasi motivasinya di hadapan para peserta dan guru pendamping, Syafrizal membakar semangat para siswa agar tampil tanpa beban, percaya diri, dan yang paling utama, menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

“Madrasah saat ini telah mengalami transformasi yang luar biasa. Kita memiliki kemampuan, fasilitas, dan kualitas SDM yang sangat siap untuk bersaing ketat dengan sekolah umum. Oleh karena itu, potensi dan prestasi anak-anak madrasah kita harus terus diasah dan dikembangkan tanpa henti. Jangan pernah ada keraguan sedikit pun untuk menunjukkan kemampuan terbaik kalian di atas panggung ini,” tegas H. Syafrizal Bancin disambut gemuruh tepuk tangan peserta.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi, H. Riswan Gaja, S.Ag., MM., selaku tuan rumah, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Dairi. Ia mendorong seluruh kontingen untuk mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik yang telah dilatih selama berbulan-bulan. Bagi Riswan, menang atau kalah adalah hal biasa, namun pengalaman mental yang didapatkan dari tangguhnya persaingan di OMI ini merupakan modal berharga bagi siswa untuk terus memacu prestasi ke tingkat yang lebih tinggi di masa depan.

Di sela-sela peninjauan lomba, pihak Kemenag Dairi menegaskan bahwa OMI Zona 6 tahun 2026 ini harus dijadikan momentum krusial bagi penguatan pola pembinaan prestasi peserta didik secara berkelanjutan. Target utamanya tidak berhenti pada penyerahan piala di akhir acara, melainkan bagaimana sistem pembinaan di internal madrasah pasca-kompetisi dapat terus dievaluasi dan ditingkatkan mutunya.

Selain iklim kompetisi sehat yang berhasil dibangun, Kemenag Dairi juga menyoroti pentingnya aspek syiar dan publikasi. Segala bentuk capaian positif, inovasi, dan prestasi yang diraih oleh siswa-siswi madrasah dalam ajang ini perlu disebarluaskan secara masif kepada masyarakat luas. Langkah desiminasi informasi ini dipandang penting sebagai strategi syiar untuk mengubah persepsi publik, sekaligus membuktikan secara nyata bahwa madrasah saat ini telah menjelma menjadi lembaga pendidikan formal modern yang kompetitif, berkarakter, dan mampu berbicara banyak hingga ke tingkat nasional maupun internasional.

Pelaksanaan OMI Zona 6 di MIN 1 Dairi ini berjalan dengan tertib, kompetitif, dan penuh rasa kekeluargaan antar kontingen kabupaten, yang ditutup dengan pengumuman para juara yang akan menjadi delegasi tangguh ke tingkat provinsi berikutnya.