DAIRI24JAM || TIGA LINGGA—Musibah kebakaran hebat melanda pemukiman warga di kawasan Kedeberek, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, pada Selasa siang (17/3/2026). Amukan si jago merah yang berlangsung cepat tersebut mengakibatkan empat unit rumah warga hangus terbakar dan satu unit lainnya mengalami rusak ringan.
Berdasarkan laporan resmi dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Kabupaten Dairi, kronologi kejadian bermula saat informasi kebakaran diterima petugas pada pukul 11.39 WIB melalui layanan kontak darurat. Menanggapi laporan tersebut, tim dari Pos Tigalingga langsung bergerak cepat hanya dalam waktu satu menit setelah laporan masuk.
“Kami menerima berita pukul 11.39 WIB dan armada langsung diberangkatkan pukul 11.40 WIB. Personil tiba di lokasi kejadian pada pukul 11.43 WIB untuk segera melakukan tindakan pemadaman,” ujar Kepala UPT, Amudi Parulian Situmeang, S.Kom., MM.
Dalam upaya penjinakan api, satu unit armada pos Tigalingga (Armada 07) dengan kapasitas 4.000 liter air dikerahkan ke lokasi. Sebanyak enam personil dari Regu 3 berjibaku melawan kobaran api agar tidak merembet lebih luas ke rumah warga lainnya. Setelah melakukan upaya pemadaman yang intens serta proses pendinginan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 13.05 WIB.
Data yang dihimpun di lapangan menunjukkan dampak kerugian material yang cukup besar. Empat rumah yang dinyatakan hangus total adalah milik Jono Tarigan, Pardamean Nababan, Jaudin Pinem, dan Rusdian Solin. Sementara itu, rumah milik Arifin Sembiring dilaporkan mengalami rusak ringan akibat terdampak panas dan rembetan api.

Kapolsek Tigalingga, Iptu P. Lumban Toruan, yang turun langsung ke lokasi kejadian (TKK) memberikan keterangan terkait langkah pengamanan dan penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.
“Begitu menerima informasi dari masyarakat, personil Polsek Tigalingga segera meluncur ke lokasi untuk membantu proses evakuasi warga dan mengamankan area agar petugas pemadam kebakaran dapat bekerja dengan maksimal tanpa hambatan kerumunan massa,” ujar Iptu P. Lumban Toruan.
Terkait penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan empat rumah warga tersebut, Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman.
“Saat ini lokasi sudah kami pasangi garis polisi (police line). Tim penyidik sedang mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lapangan serta mengamankan beberapa barang bukti untuk mengetahui sumber api. Dugaan sementara masih dalam penyelidikan, jadi kami minta masyarakat untuk tidak berspekulasi terlebih dahulu,” tambahnya.
Lebih lanjut, Iptu P. Lumban Toruan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah hukum Polsek Tigalingga agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah.
“Kami mengingatkan warga untuk selalu mengecek instalasi listrik dan memastikan kompor dalam keadaan mati sebelum keluar rumah, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pungkasnya.
Penulis : Bambang Ermansyah










