Dairi24jam II Banjar Toba- Diduga menghindar dari wartawan,Oknum kepala desa Banjar Toba Kecamatan Berampu Kabupaten Dairi,sering tidak masuk kantor.
Pantauan awak media di Desa Banjar Toba,kantor kepala Desa terlihat tertutup.Tak satupun perangkat Desa terlihat disana.
Salah sorang warga saat di temui Wartawan menjelaskan,bahwa hampir setiap harinya kantor Kepala Desa tersebut tutup.Tak satupun perangkat desa yang beraktivitas di Kantor itu,sehingga warga yang hendak berurusan surat menyurat,lebih sering menemui Kepala Desa ke rumahnya.
“Benar pak,memang jarang kantor itu buka,hampir tiap hari kosong orang disana,kalau kami mau ngurus surat surat,terpaksa mencari kepala sesa dulu kerumahnya,itupun dia jarang di rumah,”kata Sumber yang tak mau namanya di sebut.
Kantor Kepala Desa merupakan tempat pengaduan masyarakat, juga tempat pelayanan keperluan surat-surat yang dibutuhkan oleh masyarakat. Dalam konteksnya kepala desa tempat pengurusan bagi masyarakat ,seharusnya selalu buka pada saat jam kerja hingga sampai batas jam kerja selesai,hal itu merupakan ketentuan dari pemerintah.
Disisi lain,berdasarkan informasi dan investigasi Awak media di Desa Banjar Toba tersebut,banyak di temukan kejanggalan.Salah satunya adalah tentang Baliho informasi Desa yang ada di Depan kantor Desa.
Di baliho tersebut dijelaskan bahwa pemasukan Total Pendapatan Anggaran Dana Desa Banjar Toba Tahun anggaran 2022 Sebesar Rp 1.242.670.848.Namun anehnya total belanja pengeluaran sebesar Rp .1.375.456.848.Berarti dana yang di kelola oleh kepala desa Tahun Anggaran 2022 Minus sebesar Rp132.786.000.
Berdasarkan investigasi di lapangan,Diduga oknum kepala desa merekayasa anggaran yang di kelola.Pasalnya, jika di telusuri kegiatan sesuai laporan oknum Kepala Desa di lapangan, sangat tidak masuk akal Dana yang di kelola minus sampai rarusan juta.
Diharapkan kepada pihak Penegak hukum khususnya Kejaksaan Dairi, untuk memanggil dan melakukan peneriksaan terhadap oknum kepala desa Banjar.(D.01)










