DAIRI24JAM || TANAH PINEM – Suasana duka menyelimuti dunia kesehatan di Blangkejeren setelah satu unit mobil ambulans milik RSU Muhammad Ali Kasim mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal yang tragis. Peristiwa nahas tersebut terjadi di Jalan Lintas Medan–Kutacane, tepatnya di Dusun Kutabuluh, Desa Kutabuluh, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Kecelakaan ini mengakibatkan seorang tenaga kesehatan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan data yang dihimpun dari informasi jaring lapangan di lokasi, korban meninggal dunia diidentifikasi bernama Sri Jayanti (33), seorang perawat sekaligus bidan yang bertugas di RSU Muhammad Ali Kasim. Sementara itu, pengemudi ambulans, Zupri Sahrizal (46), dilaporkan selamat namun mengalami luka-luka yang cukup serius akibat benturan keras. Kedua korban diketahui merupakan warga Blangkejeren.
Insiden mematikan ini bermula ketika mobil ambulans tersebut bergerak dari arah Medan menuju pulang ke Blangkejeren melalui jalur darat Kabanjahe. Sebelumnya, tim medis ini mengemban tugas kemanusiaan untuk mengantarkan seorang pasien bernama M. Albar Rangkuti yang dirujuk ke Rumah Sakit Haji Medan.
Setelah menyelesaikan tugas pengantaran dengan selamat, ambulans yang dikemudikan oleh Zupri Sahrizal bersama Sri Jayanti selaku tenaga kesehatan pendamping langsung bertolak kembali menuju pangkalan.
Namun, saat melintasi medan jalan yang berliku di kawasan Dusun Kutabuluh, petaka terjadi. Diduga kuat, sang sopir mengalami kelelahan ekstrem atau mengantuk berat akibat perjalanan jauh yang melelahkan. Kondisi ini membuat pengemudi kehilangan kendali (out of control) atas laju kendaraannya secara mendadak. Mobil ambulans langsung meluncur bebas tanpa arah, keluar dari badan jalan, hingga akhirnya terperosok jatuh ke dalam jurang dengan kedalaman mencapai kurang lebih 15 meter.
Kondisi medan jurang yang curam membuat benturan keras tidak dapat dihindarkan, menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan parah. Akibat dari benturan hebat tersebut, Sri Jayanti dinyatakanmengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian akibat luka berat yang dialaminya.
Di sisi lain, sang pengemudi, Zupri Sahrizal, yang mengalami luka-luka langsung dievakuasi oleh warga sekitar dan petugas yang datang ke lokasi untuk segera dilarikan ke RSUD R. Ali Kasim Kabanjahe guna mendapatkan penanganan medis darurat.
Proses evakuasi korban berjalan dramatis mengingat kedalaman jurang yang cukup menyulitkan pergerakan tim di lapangan. Saat ini, jenazah almarhumah Sri Jayanti telah berhasil dievakuasi dari dasar jurang dan langsung diberangkatkan menggunakan mobil jenazah menuju rumah duka di Blangkejeren untuk disemayamkan oleh pihak keluarga. Kasus kecelakaan tunggal ini kini tengah dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian setempat untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Penulis : Bambang Ermansyah










