DAIRI24JAM – Untuk memastikan dan monitoring harga gabah Babinsa Koramil 01/Sumbul Koptu W.F.Sitorus mengunjungi kilang padi yang ada di kelurahan Pegagan Julu 1 Kecamatan Sumbul,Kamis ( 11 Sept 2025)..
Kunjungan ini bertujuan untuk memonitor harga pembelian gabah serta ketersediaan stok beras di wilayah Kecamatan Sumbul kabupaten Dairi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut pemilik kilang padi.
Dalam monitoring ini, Koptu wf sitiorus mensosialisasikan kebijakan terbaru terkait harga pembelian pemerintah (HPP) sesuai keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2025. Sesuai ketentuan yang berlaku sejak 15 Januari 2025, Bulog akan membeli gabah kering panen (GKP) dengan harga Rp 6.500 per kg di tingkat petani, dengan standar kualitas kadar air maksimal 25 persen dan kadar hampa maksimal 10 persen. Jika kualitas gabah tidak sesuai dengan standar tersebut, maka harga akan disesuaikan berdasarkan tabel rafaksi yang telah ditetapkan.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari pemilik kilang, harga beli gabah oleh pengusaha setempat dri bapak M. lingga sedikit lebih tinggi dari HPP yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 7.000 per kg untuk padi sawah kering giling dan Rp 7.200 per kg untuk padi gogo kering giling. Sertu Tanger Capah menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini dilakukan untuk memastikan kesejahteraan petani tetap terjaga serta memastikan rantai distribusi beras berjalan lancar.
“Kami ingin memastikan petani mendapatkan harga yang layak, serta memastikan tidak ada praktik yang merugikan mereka. Harga gabah yang lebih tinggi dari HPP tentu menjadi keuntungan bagi petani. Namun kita tetap akan mengawasi stabilitasnya agar tetap sesuai dengan regulasi yang ada,” ujarnya.
Penulis : Bambang Ermansyah
Editor : REDAKSI DAIRI24JAM










