Dairi24jam || Sidikalang- Oknum Kabag berinisial “SB” yang di ketahui menjabat di Salah Satu Bagian di Pemkab Dairi diduga bermain dengan jabatanya. oknum tersebut Meminta sejumlah Uang kepada pihak swasta lalu menjanjikan akan mengawal proyek secara tehnis.
Hal tersebut terungkap setelah bocornya bukti transfer uang kerekening teman kerja oknum Kabag sebesar Rp 20 juta,serta bukti Chat percakapan melalui pesan singkat Whatsapp.
Di dalam percakapan pesan singkat Wahtsapp tersebut,si pihak swasta berinisial “PS” memberi tahu bahwa uang sebesar Rp 20 jt sudah di transfer ke rekening milik teman kerja Oknum Kabag.Lalu selanjutnya pihak swasta menanyakan masalah pekerjaan proyek yang di janjikan agar di kawal oleh Oknum Kabag.
“Pastikan Kerjaan kita itu ya pak uda,”kata pihak Swasta kepada Oknum Kabag dalam pesan Wahtsapp nya.Lalu oknum Kabag menjawab,”Tehnisnya nanti kita bicarakan ya Pak tua,arahkan saja si “D” diluar sistim pak tua,”jawab Oknum kabag membalas Pesan Pihak Swasta.
Berdasarkan hasil konfirmasi wartawan kepada teman kerja Oknum Kabag tersebut,diakui bahwa ada dana masuk kerekening miliknya sebesar Rp 20 juta.Uang tersebut di kirim oleh pihak Swasta melalui Brimo Banking BRI ke bank Mandiri miliknya atas perintah Oknum Kabag.
Oleh teman kerja Oknum Kabag ,uang Rp 20 juta tersebutpun di transfer kembali ke rekening Oknum Kabag ” SB”.
“Memang ada uang masuk kerekening saya pak sebanyak Rp 20.juta,itu berdasarkan permintaan pimpinan saya,tapi uang itu semua saya transfer lagi kerekening beliau,” ujarnya.
Mencuatnya kasus dugaan Calo proyek ini,setelah pihak swasta merasa tertipu oleh oknum Kabag dan melaporkanya ke Wartawan.Kepada Wartawan pihak swasta menceritakan kronologis kejadian yang terjadi Tahun 2021 lalu tersebut.
Dikatakanya,bahwa tepatnya pada Tanggal 22 Desember 2021 lalu,ia dimintai uang oleh Oknum Kabag sebesar Rp 20 juta.Uang tersebut di Transfer melalui Brimo ke rekening Bank Mandiri milik teman kerja Oknum Kabag.
Pada chatingan di Whatsaap ia meminta agar pekerjaan yang dijanjikan oleh Oknum Kabag dapat di pastikan dan di kawal,namun hingga Tahun 2023,pekerjaan yang dimaksud tidak jelas,dan uang tersebut belum di kembalikan kepadanya.
“Sudah tiga tahun uang saya itu bang dari tahun 2021 sampai 2023 belum dikembalikan sama Kabag itu,pekerjaan yang dijajikan pun tidak jelas,”kata Pihak Swasta kepada Wartawan.
Oknum Kabag ketika di konfirmasi Wartawan,Kamis(12/1/2023),lalumengakui bahwa ia benar meminta uang kepada pihak swasta.Namun ianya membantah kalau ia menjanjikan pekerjaan atau proyek kepada Pihak swasta tersebut.
“Saya memang ada menerima uang sebesar Rp 20 juta,tapi saya tidak menjanjikan pekerjaan atau proyek,”sebut okum kabag.Namun ketika wartawan memperlihatkan bukti Chatingan Oknum kabag dengan pihak Swasta yang membahas tentang kejelasan proyek dan mengawal agar jelas melalui pesan singkat Whatsaap,Oknum kabag lantas,mengakui bahwa dia salah ada chat tersebut.
Didapat informasi bahwa,permintaan sejumlah uang bukan kali pertama di lakukan Oknum Kabag terhadap pihak pihak yang berharap pekerjaan.Diduga masih ada korban lainya.
Diharapkan kepada Bupati Dairi baik pihak APH untuk mengusut kasus dugaan Calo proyek tersebut,apalagi yang bersangkutan adalah sorang aoknum ASN di Pemkab Dairi.(tim).










