Dairi24jam || Laksa – Aksi perambahan hutan marak di Desa Laksa Kecamatan Pegagan Hilir Kabupaten Dairi Aktivitas penebangan kayu dengan menggunakan Shin Saw seakan di biarkan berlangsung, Ada dugaan Oknum Kepala Desa Pura- pura buta.
Informasi yang dihimpun,beberapa hari lalau awak media bersama rekan melakukan investigasi ke Desa laksa.Disana awak media menemukan tumpukan kayu olahan Shin Saw milik salah seorang Warga.
Temuan tersebut coba di konfirmasi ke Kepala Desa ,namun kepala Desa seakan tidak tau kalau di Desanya ada aktivitas Penebangan liar.Kepad awak media dan rekan lainya,Kepala desa sempat mengatakan kalau temuan kayu olahan tersebut tidak usah di expos ke media,dan akan menjembataninya ke sipemilik yang di sebut berinisial AS.
Berdasarkan hal tersebut,ada dugaan keterlibatan Oknum Kepala desa dengan para perambah,bisa jadi Kepala desa mendapat setoran dari para perambah,pasalnya dari informasi warga setempat yang di temuibawak media,di dapat informasi kalau kegiatan penebangan kayu di Desa itu sudah berlangsung lama,namun tidak ada tindakan yang di lakukan oleh Kepala desa kepada mereka.
“Ia bang,sudah lama di kampung kami ini orang main Shin Saw,ngambil kayu dari hutan,sepertinya kepala desa kami ini nggk mau tau,kalau dugaan kami dia juga ikut itu bang,soalnya kenapa tidak di marahinya orang yang main kayu itu,”kata salah seorang warga yang namanya tidak mau di tulis.
Ditambahkan warga,pengambilan kayu di Desa mereka tersebut sudah berlangsung lama,kayu olahan di bawa cukong keluar Desa,kadang di bawa mengunakan Dum Truk maupun Truk Cold Diesel.
“Jadi tidak benar itu bang kalau mereka bilang kayu yang diambilnya itu untuk warga desa,buktinya mereka menjualnya keluar Desa laksa ini,di bawa mengunakan Dum Truk dan Cold Diesel.Apa lagi pernah keluar omongan dari Tokenya si AS itu bang kalau dia sudah mengatur semua biar aman,” sebut warga.(tim24)










