Dairi24jam||Tanah Pinem– Pagi itu Desa Tanah Pinem ramai. Bunyi cangkul beradu tanah, gerobak sampah hilir mudik, dan tawa warga bercampur teriakan semangat. Di tengah keramaian itu, Sertu Warpadli Babinsa Koramil 05/TP Kodim 0206/Dairi tidak berdiri jadi penonton. Dengan kaos lusuh dan topi caping, ia ikut mengangkat sampah, meratakan jalan, dan memangkas rumput liar bersama masyarakat desa binaan.
Kegiatan gotong royong ini digelar untuk membersihkan lingkungan desa, mulai dari bahu jalan utama, saluran drainase, hingga halaman tempat ibadah. Tujuan utamanya sederhana, menciptakan desa yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.

Gotong Royong Obat Segala Masalah Desa
Sertu Warpadli sengaja mengajak warga kerja bakti, bukan cuma karena sampah menumpuk. Ia tahu, gotong royong itu “ruang obrol” paling efektif antara Babinsa dan rakyat. Sambil memungut sampah, ia ngobrol dengan Ibu-ibu PKK soal kesehatan anak, diskusi dengan bapak-bapak tani soal pupuk, sampai bercanda dengan anak-anak muda yang ikut kerja.
“Kalau kita kerja bareng, rasa kebersamaan itu muncul sendiri. Warga jadi nggak sungkan cerita kalau ada masalah di desa. Dari selokan mampet sampai keamanan ronda malam, semua bisa kita bicarakan sambil angkat sampah,” kata Sertu Warpadli sambil menyeka keringat.
Warga Desa Tanah Pinem antusias. Bukan karena diperintah, tapi karena Babinsa-nya mau turun langsung, kotor-kotoran, dan tidak canggung. “Biasanya yang nyuruh-nyuruh aja. Ini Pak Warpadli ikut angkat ban bekas juga. Jadi kami malu kalau nggak ikut,” ujar Pak Saut, salah satu warga.
Selain bikin desa bersih, kegiatan ini juga jadi ajang Babinsa menyampaikan imbauan Kamtibmas. Ia mengingatkan warga agar tidak membuang sampah ke sungai, waspada kebakaran lahan saat musim kemarau, dan mengaktifkan kembali pos ronda demi keamanan bersama.
Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat
Gotong royong ini bukan kegiatan seremonial. Ini adalah bentuk nyata pembinaan teritorial Koramil 05/TP. Dengan turun langsung, Babinsa bisa memetakan potensi masalah di wilayah binaan sejak dini dan jadi jembatan antara warga dengan pemerintah desa.
Di akhir kegiatan, Danramil 05/TP Kapten Inf Taufik menjelaskan,
“Kegiatan gotong royong yang dipimpin Sertu Warpadli bersama masyarakat Desa Tanah Pinem adalah implementasi nyata dari 8 Wajib TNI, khususnya poin ‘menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya’.
Babinsa harus hadir sebagai motor penggerak. Dengan keringat dan kebersamaan seperti ini, kita tidak hanya mendapatkan desa yang bersih, tapi juga memperkuat rasa persatuan dan kekompakan warga. Inilah kekuatan kita: TNI kuat karena rakyat, rakyat kuat karena TNI. Saya berharap kegiatan positif seperti ini terus berlanjut di seluruh desa binaan Koramil 05/TP agar Tanah Pinem tetap aman, bersih, dan kondusif.”
Kerja bakti selesai saat matahari mulai tinggi. Desa bersih, badan berkeringat, tapi hati semua orang yang hadir jadi lebih hangat. Karena di Tanah Pinem, gotong royong bukan cuma tradisi. Itu cara mereka menjaga desanya sendiri.
Penulis : boby
Editor : Redaksi










