Dairi24jam|| Lae Gerat– Diduga cekcok akibat tapal batas kebun,Toni Samosir (51) ,yang di ketahui seorang ASN UPT PU Provinsi warga Jalan Pahlawan Kelurahan Barang Beruh Kecamatan Sidikalang,tewas bersimbah darah ,setelah di tikam di sekitar lokasi Kebunya di Desa Panji Dabutar ,Kamis(01/06/2023).
Informasi yang di himpun Awak media,Pelaku penikaman terhadap korban berinisial BMS(40), warga Desa Panji Dabutar Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi.
Dari keterangan saksi yakni S.Sidabutar(41),awalnya dia beranjak dari rumahnya sekira pukul 09.00 wib pagi ,yang tak jauh dari lokasi kejadian hendak kekebun,namun saat hendak melintas di jalan,dia mendengar teriakan orang minta tolong,setelah di hampirinya ternyata saksi melihat korban tergeletak bersimbah darah di badan jalan.

Melihat kejadian tersebut,Saksi pangsung melaporkan kejadian tersebut lepada warga dan Lurah setempat.Tak lama,warga dan pihak Kepolisian sudah berada di lokasi kejadian.
Di lokasi korban terlihat tergeletak masih memakai baju korpri,seperrinya korban usai melaksanakan upacara ,dan pergi ke kebunya di Panji Dabutar,sebut saksi.
“Pas aku mau keladang kudengar ada orang minta tolong bang,pas kudekati ternyata kulihat korban sudah tergeletak di badan jalan dengan darah yang berswrakan,” kata Saksi.
Pantauan Awak Media,sikira pukul 10.00 wib,terlihat Petugas dari Polres Dairi tengah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara,Dikabarkan pelaku BMS(40),menyerahkan diri ke Mapolres Dairi.

Informasinya,pelaku dan korban sempat berkelahi di lokasi,hingga tangan pelaku terlihat terluka bekas sayatan senjata tajam.Saat ini Polisi tengah mendalami kasus pembunuhan tersebut,sejumlah saksi juga sedang di minta keteranganya.(tim).










