Dairi24jam || Pakpak Bharat- Warga Desa Lae Mbettar Kecamatan Pagindar Kabupaten Pakpak Bharat menyampaikan rasa kekecewaanya melalui Surat pernyataan dengan membubuhkan tanda tangan,atas dialihkanya pekerjaan Proyek Rehap Jalan Senilai Rp 179 juta Sumber Dana APBD TA 2022,oleh Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Pakpak Bharat.
Hal itu di benarkan Kepala Desa Lae Mbettar Berlin Manik kepada Wartawan,Selasa(03/01/2023),melalui pesan singkat Whatsapp nya.
Dikatakan Berlin Manik,bahwa warga masyarakat Desa Lae Mbettar Kecamatan Pagindar telah melayangkan surat keberatanya pada Bulan Oktober Tahun 2022 lalu.Surat tersebut di tanda tangani oleh kurang lebih 90 Warga Desa.
Di dalam surat itu,warga menyatakan keberatan atas dialihkanya pekerjaan Proyek Rehab jalan Lae Mbetar- Batas NAD oleh Dinas PU Pakpak Bharat.
Ditambahkan Kepala Desa,Di papan Proyek di tuliskan pekerjaan Rehabilitas Jalan Lae Mbettar hingga ke batas NAD yang dilaksanakan Oleh CV.Serasi Ardanta dengan Nilai Pagu Pekerjaan sebesar Rp.179.341.536.Namun dalam pelaksanaanya dilapangan ,Titik awal pekerjaan di Mulai bukan di titik Nol Desa Lae Mbettar melainkan di Pagindar,sehingga warga Desa merasa kecewa dan keberatan.
Menanggapi hal tersebut ketua Tim Investigas LSM Barak NKRI Dairi / Pakpak Bharat Jefrat Manik,saat di konfirmasi Wartawan ,Selasa(03/01/2023),mengatakan,bahwa sebelumnya Tim LSM Barak NKRI sudah melakukan Investigasi ke Lokasi yang dimaksud Pada Bulan Oktober Tahun 2022 lalu.
“Hal tersebut di duga akibat perencanaan yang tidak becus,sehingga apa yang di tuliskan di Papan Proyek tidak sesuai kenyataanya dengan pelaksanaan dilapangan,” ucap Jefrat.
Dilapangan,tim menemukan banyak kejanggalan atas pekerjaan yang dilaksakan oleh CV.Serasi Ardanta.Salah satunya adalah kondisi Pengecoran badan jalan dilaksanakan dalam keadaan tidak bersih.Badan jalan di tumbuhi rerumputan,sehingga terkesan asal jadi.
Minimnya pengawasan dari pihak terkait dari Dinas PU Bina Marga Pakpak Bharat,mengindikasikan bahwa pekerjaan tersebut diduga tanpa peninjauan hasil Akhir,dan langsung berita acara pencairan.
“Dalam waktu dekat kita akan mengirimkan surat konfirmasi terkait pekerjaan yang di Duga Asal Jadi dan Salah perencanaan itu kepada Dinas PU Bina Marga Pakpak Bharat,” tutup Jefrat.(Tim).










