Pelarian Berakhir, Perampok dr. Nico Tjowandy di Jemput di Aek Popo Karo

Sabtu, 5 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

DAIRI24JAM || SIDIKALANGPelarian pelaku perampokan terhadap seorang dokter umum di Sidikalang akhirnya kandas. Tim Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Dairi sukses membekuk pelaku perampokan terhadap dr. Nico Tjowandy saat bersembunyi di salah satu rumah makan kawasan Aek Popo, Merek, Kabupaten Karo pada Jumat (4/9/2026).

 

Penangkapan ini dikonfirmasi langsung setelah petugas melakukan pengejaran intensif pasca-identitas dan keberadaan pelaku berhasil dilacak oleh polisi. Pelaku tak berkutik saat disergap petugas di tengah pelariannya ke luar wilayah hukum Kabupaten Dairi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah mendapatkan laporan dari warga dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), personel Sat Reskrim Polres Dairi langsung bergerak melakukan pengejaran. Informasi dari penyelidikan mengarah ke daerah Aek Popo yang berada di wilayah administratif Kabupaten Karo. Di sana, petugas mengendus keberadaan pelaku yang sedang singgah di sebuah warung makan dan langsung melakukan pembekukan di tempat tanpa perlawanan berarti.

Saat ini, pelaku beserta sisa barang bukti telah diamankan dan dibawa menuju markas Polres Dairi untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut serta mempertanggungjawabkan perbuatan kriminalnya di depan hukum.

Kasus ini sempat menghebohkan warga Sidikalang lantaran korban, dr. Nico Tjowandy, dirampok dan disekap di tempat praktiknya sendiri di Jalan Tembakau. Peristiwa kriminal tersebut terjadi tak lama setelah asisten korban pulang dan jam praktik ditutup.

Di beritakan sebelumnya, Saat ditemui langsung di ruang praktiknya, dr. Nico membeberkan detik-detik saat dirinya menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas). Berdasarkan penuturannya, pelaku sengaja memanfaatkan momentum kelengahan korban dan menyerang ketika ruang praktik sudah tidak lagi menyisakan pasien lain.

Baca Juga :  Polres Dairi Gelar Peggamanan Jelang Proses Pendaftaran Balon Bupati Di KPU

“Pelaku datang pasca pasien sudah tidak ada. Dia kemudian langsung menghampiri saya dan menodongkan sebilah pisau ke arah perut bagian kiri,” ujar Nico dengan nada tenang namun menyiratkan trauma.

Sambil terus mengancam menggunakan senjata tajam, pelaku melumpuhkan dr. Nico secara brutal. Setelah menodong korban, pelaku meletakkan pisaunya sejenak untuk mengikat tangan, kaki, hingga menyumpal mulut dr. Nico menggunakan lakban agar tidak bisa berteriak meminta pertolongan.

Meski wajah pelaku tertutup rapat oleh sebo, dr. Nico mengaku tidak asing dengan sosok yang merampoknya. Melalui ingatan auditori yang kuat, korban meyakini bahwa pelaku adalah orang yang pernah datang kepadanya untuk berobat.

“Kalau tidak salah, saya mengenali pelaku dari nada suaranya karena dia menggunakan sebo. Menurut saya, pelaku merupakan orang yang saya kenal dan merupakan pasien saya sekitar 1,5 tahun yang lalu,” ungkap Nico.

Lebih lanjut, korban memaparkan ciri-ciri fisik dan identitas terduga pelaku yang diingatnya. Pelaku disebut-sebut bermarga Sitanggang, diperkirakan telah berusia kurang lebih 60 tahun, dan berdomisili di wilayah sekitar Kota Sidikalang.

Setelah berhasil membuat korban tidak berdaya dalam kondisi terikat, pelaku langsung menguras barang-barang berharga yang ada di dalam ruangan. Dari ruang praktik tersebut, pelaku menggasak sejumlah uang tunai dari dalam laci meja, sebuah telepon genggam (handphone) Nokia model lama, serta handphone lainnya. Tidak hanya itu, pelaku juga memaksa melepas cincin yang melingkar di jari dr. Nico sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Jam Komandan..!! Danramil 06 Kerajaan Berikan Sanksi Tegas Kepada Personil Agar Menjauhi Judi Online

Begitu pelaku dipastikan telah pergi dan situasi dirasa aman, dr. Nico berusaha keras melepaskan ikatan atau mencari cara untuk menghubungi kerabatnya. “Setelah pelaku pergi, kemudian saya menelepon Rudi dan istri saya yang berada di Medan,” tambahnya.

Kasus kriminalitas ini pun telah resmi dibawa ke jalur hukum. dr. Nico membenarkan bahwa dirinya langsung mendatangi markas kepolisian pada dini hari pasca-kejadian, tepatnya pada Rabu (2/9/2026), untuk membuat laporan resmi.

Aksi kejahatan ini telah terregistrasi dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/339/IX/2026/SPKT/Polres Dairi/Polda Sumatera Utara, tertanggal 2 September 2026. Berdasarkan salinan surat laporan yang ditunjukkan oleh korban, kasus ini dilaporkan sebagai dugaan tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas) sebagaimana diatur dalam Pasal 365 KUHP.

Atas peristiwa traumatis yang dialaminya, dr. Nico berharap penuh pada profesionalitas aparat penegak hukum. Ia meminta pihak Kepolisian Resor (Polres) Dairi untuk bergerak cepat melakukan penyelidikan, memburu keberadaan pelaku yang identitasnya sudah mulai mengerucut, dan segera mengungkap kasus ini demi mengembalikan rasa aman bagi para pelayan medis di wilayah Dairi.

Penulis : Bambang Ermansyah

Berita Terkait

Cakupan BPJS Kesehatan Dairi Capai 97,86 Persen, Bupati Vickner Sinaga Dorong Penguatan SDM dan Layanan Kesehatan
Bupati Dairi: Transaksi Non Tunai Tak Bisa Ditawar, Era Baru Tata Kelola Keuangan Desa Dimulai
Bupati Dairi Sampaikan Nota Pengantar Atas Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026
Polisi Buru Pelaku Perampokan & Penyergapan Dokter Nico di Tempat Praktik Jalan Tembakau Sidikalang
Bertemu Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura, Wabup Dairi Tegaskan Pertanian Jadi Kekuatan Utama Daerah
Pemkab Dairi Dukung Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf Melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman Dan Perjanjian Kerjasama
Satres Narkoba Polres Dairi Bekuk Pengedar Sabu, Sita Belasan Paket Sabu Pasokan dari Deli Serdang
Viral Bocah di Sidikalang Telantar Penuh Luka, Terungkap Kekejaman ‘Mak Tua’ yang Juga Siksa Sang Adik

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:14

Pelarian Berakhir, Perampok dr. Nico Tjowandy di Jemput di Aek Popo Karo

Kamis, 3 September 2026 - 08:09

Cakupan BPJS Kesehatan Dairi Capai 97,86 Persen, Bupati Vickner Sinaga Dorong Penguatan SDM dan Layanan Kesehatan

Kamis, 3 September 2026 - 08:03

Bupati Dairi: Transaksi Non Tunai Tak Bisa Ditawar, Era Baru Tata Kelola Keuangan Desa Dimulai

Kamis, 3 September 2026 - 07:59

Bupati Dairi Sampaikan Nota Pengantar Atas Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026

Rabu, 2 September 2026 - 05:51

Polisi Buru Pelaku Perampokan & Penyergapan Dokter Nico di Tempat Praktik Jalan Tembakau Sidikalang

Berita Terbaru

Sumbul

Sambil Ngopi, Babinsa Jalin Komsos Dengan Warga

Sabtu, 5 Sep 2026 - 14:17