DAIRI24JAM || SIDIKALANG – Kemeriahan Festival Lomba Cipta Lagu Pakpak 2026 resmi ditutup pada Minggu malam (6/9/2026) di Gedung Nasional Djauli Manik, Sidikalang. Memasuki hari kedua yang sekaligus menjadi babak grand final, suasana gedung dipadati ratusan penonton yang antusias menyaksikan puncak dari upaya pelestarian budaya Pakpak melalui keindahan nada dan kedalaman syair.
Sebanyak 15 peserta finalis yang berasal dari 6 kabupaten tampil memukau di hadapan dewan juri. Mereka bersaing ketat memperebutkan total hadiah sebesar Rp 25 juta yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Lembaga Kebudayaan Pakpak (PB-LKP), Zuhry Bintang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Babak grand final ini menghadirkan komposisi musik terbaik yang berakar kuat dari tradisi tanah ulayat Pakpak. Sebanyak 15 finalis bergantian naik ke atas panggung membawa narasi budaya yang kaya. Berikut adalah daftar lengkap 15 besar finalis beserta judul lagu yang mereka bawakan, Muslim Boangmanalu ( Ikan Lae Gundur ), Febri Limbong ( Mi Tanoh Pakpak), Yulira Boangmanalu & Beatrice ( Eta Merdembas ), Gonong Samosir & Hendri Berutu ( Pembangunen ), James Siburian ( Rama-rama roh tarap pentu ), Arman Bintang ( Bakune Lebuhta ), Dirman Situmorang ( Ku Embah Calon Permaen Mi Nenge ), Rahma Pasaribu (Ginaru Pote), Rita Sihotang (Tading Melumang), Hepron Padang (Posmo Atemu Turang), Fitri Tobing (Roh Ke Karina), Pindah Agustinus Munte (Mbue Deng Lako Pekadenta), Elma Kristina Berutu (Kuta Ketubuhen), Sahmin Solin ( Nteddoh Anak Siampunen ), Aidah Kasea Bintang ( Tanoh Dairi Meriah ).
Penentuan pemenang dilakukan melalui penilaian yang sangat objektif dan ketat oleh dewan juri berkompeten di bidang musik dan budaya Pakpak, yaitu Delphi Masdiana Ujung, Suhemi Manik, dan Samuel Pinem. Setelah melalui proses kurasi nilai yang sengit, dewan juri menetapkan James Siburian sebagai Juara 1 dengan lagu andalannya “Rama-rama roh tarap pentu”.
Berikut nama pemenang, Juara 1 James Siburian dengan judul Rama-rama roh tarap pentu dengan nilai 282, Juara 2 Febri Limbong dengan judul Mi Tanoh Pakpak nilai 275, Juara 3 Dirman Situmorang dengan judul Ku Embah Calon Permaen Mi Nenge nilai 270. Juara Harapan 1 Fitri Tobing judul Roh Ke Ke Karina nilai 268, Juara Harapan 2 Gonong Samosir & Hendri Berutu judul lagu Pembangunen dengan nilai 267 dan juara Harapan 3 Yulira Boangmanalu & Beatrice judul lagu Eta Merdembas dengan nilai 265.
Tidak hanya kategori utama, penonton yang hadir juga diberikan kesempatan untuk memilih karya terfavorit. Berdasarkan pilihan penonton, terpilihlah 6 lagu favorit yang jatuh pada nomor urut 10 (Hepron Padang), 9 (Rita Sihotang), 1 (Muslim Boangmanalu), 15 (Aidah Kasea Bintang), 12 (Pindah Agustinus Munte), dan 14 (Sahmin Solin).
Suksesnya perhelatan akbar ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan berbagai tokoh penting serta sponsor. Acara penutupan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Dairi Provet Sitanggang (mewakili Wakil Bupati Dairi), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pakpak Bharat Maringan Bancin, ST., MT, serta Kapolsek Kota Iptu Tobok Panggabean, S.E (mewakili Kapolres Dairi). Hadir pula tokoh wirausaha lokal seperti Owner Lestari Bakery & Cake Shop, Azhar Bintang.
Festival ini didukung penuh oleh jajaran pemerintahan, aparat keamanan, perbankan, dan organisasi kemasyarakatan, di antaranya Pemkab Dairi, DPRD Dairi, Pengadilan Agama, Kejaksaan Negeri Dairi, PDAM Dairi, HIMPAK, Polres Dairi, Kodim 0206/Dairi, Generasi Muda Sipitu Marga, PPI Silima Suak, BRI, Bank Sumut, Bank Mandiri, Bank Mandiri Taspen, BNI, PT DPM, KORMI Dairi, hingga FORKALA.
Untuk menambah antusiasme pengunjung, panitia menyediakan dua sesi lucky draw dengan hadiah menarik. Sesi pertama diserahkan langsung oleh Ketua PB-LKP Juhry Bintang, sementara sesi kedua dipandu oleh Selamat Bahagia Maha, Owner Rindu Kopi.
Dalam sambutan penutupnya, Ketua PB-LKP Zuhry Bintang mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran acara dari awal hingga akhir. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendedikasikan waktu dan energinya.
“Kami sangat bersyukur atas keberhasilan Festival Lomba Cipta Lagu Pakpak 2026 ini. Semoga apa yang kita perbuat hari ini menjadi amal dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” ucap Juhry penuh haru.
Ia menaruh harapan besar agar lagu-lagu baru yang lahir dari festival ini tidak berhenti di panggung kompetisi saja, melainkan terus bergema di tengah masyarakat dan bertransformasi menjadi warisan budaya yang abadi bagi generasi muda Pakpak di masa mendatang.
Penulis : Bambang Ermansyah











