Angka Kematian Masih Tinggi, Dinkes Dairi Gelar Orientasi AMPSR

- Jurnalis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

DAIRI24JAMAngka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu alat ukur untuk menilai keberhasilan pencapaian pembangunan kesehatan. Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia On Track mencapai target RPJMN 2024 yaitu 183 per 100.000 kelahiran hidup (AKI) dan 16 per 1000 kelahiran hidup (AKB). Dan ini masih lebih tinggi dibanding negara-negara ASEAN.

Sementara itu Kabupaten Dairi sampai dengan Desember 2024, ditemukan kasus kematian ibu ada 4 kasus dengan berbagai penyebab seperti Hipertensi, pendarahan dan penyebab terbanyaknya adalah Asfiksia (kondisi ketika kadar oksigen dalam tubuh berkurang). Untuk Tahun 2025 sampai bulan Mei 2025 ada 1 kasus Kematian ibu akibat pendarahan dan 11 kasus kematian Neonatal (0-28 hari) dengan penyebab berata badan lahir yang rendah dan infeksi.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 05 Tanah Pinem, Jalin Keakraban Dengan Warga Binaan 

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah, Charles Bantjin saat membuka Orientasi Audit Maternal dan Perinatal, Surveilans dan Respons (AMPSR), Jumat, (20/6/2025) di Ruang rapat bupati.

Sekda juga menyampaikan, angka kematian ibu dan bayi merupakan indikator utama derajat kesehatan masyarakat. Berbagai upaya telah dilakukan, namun tantangan masih ada.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan Maternal, Perinatal di Dairi. Tentu kehadiran para narasumber akan menambah ilmu dan wawasan kita dalam mewujudkan upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi di kabupaten kita tercinta ini,”ujar sekda.

Baca Juga :  Bincang Santai Di Rumah Warga,Babinsa Giat Komsos Dengan Aparatur Desa

Sekda menyampaikan harapannya, pertemuan ini menjadi langkah konkret penyelamatan ibu dan bayi dan menjadikan orientasi ini sebagai momentum memperkuat komitmen dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi.

Kegiatan orientasi ini dihadiri Narasumber dari Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. dr. Sarma Nursani Lumbanraja, Sp.OG(K)dan Narasumber dari RSUD Sidikalang yang membahas Konsep AMPSR, oleh dr. Elisabet Tarigan, M.Ked(Ped), Sp.A, Sekretaris Dinas Kesehatan, Frisda Turnip, Para dokter, Kabid Kesmas Dinkes, Imelda Purba, tenaga medis baik dari RSUD Sidikalang, RSU Serenapita dan dari Puskesmas.

Berita Terkait

Babinsa Koramil 01/Sumbul Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air Kepada Siswa-Siswi Sekolah Dasar
Babinsa Koramil 05/TP Bantu Masyarakat Alami Musibah Kecelakaan
Jalinsum Sidikalang–Dolok Sanggul Putus Total Akibat Longsor di Parbuluan V
Babinsa Koramil 05/TP Laksanakan Pengamanan Ibadah Minggu di Gereja Katolik Kutabuluh
Berikan Rasa Aman, Babinsa Koramil 01/Sumbul Pantau Ibadah Minggu di Gereja HKBP Gloria
Alfriansyah Ujung Pimpin Wushu Untuk Kedua Kalinya Hingga 2028
Perayaan Paskah Oikumene Pemkab Dairi, Bupati Dairi Serukan Untuk Berbagi Kasih, Perdamaian Dan Kepedulian Kepada Sesama
Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik, 18 Puskesmas Dairi Resmi Terapkan BLUD
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:57 WIB

Babinsa Koramil 01/Sumbul Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air Kepada Siswa-Siswi Sekolah Dasar

Senin, 20 April 2026 - 17:50 WIB

Babinsa Koramil 05/TP Bantu Masyarakat Alami Musibah Kecelakaan

Minggu, 19 April 2026 - 19:55 WIB

Jalinsum Sidikalang–Dolok Sanggul Putus Total Akibat Longsor di Parbuluan V

Minggu, 19 April 2026 - 10:44 WIB

Babinsa Koramil 05/TP Laksanakan Pengamanan Ibadah Minggu di Gereja Katolik Kutabuluh

Minggu, 19 April 2026 - 10:33 WIB

Berikan Rasa Aman, Babinsa Koramil 01/Sumbul Pantau Ibadah Minggu di Gereja HKBP Gloria

Berita Terbaru