Angka Kematian Masih Tinggi, Dinkes Dairi Gelar Orientasi AMPSR

Sabtu, 21 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

DAIRI24JAMAngka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu alat ukur untuk menilai keberhasilan pencapaian pembangunan kesehatan. Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia On Track mencapai target RPJMN 2024 yaitu 183 per 100.000 kelahiran hidup (AKI) dan 16 per 1000 kelahiran hidup (AKB). Dan ini masih lebih tinggi dibanding negara-negara ASEAN.

Sementara itu Kabupaten Dairi sampai dengan Desember 2024, ditemukan kasus kematian ibu ada 4 kasus dengan berbagai penyebab seperti Hipertensi, pendarahan dan penyebab terbanyaknya adalah Asfiksia (kondisi ketika kadar oksigen dalam tubuh berkurang). Untuk Tahun 2025 sampai bulan Mei 2025 ada 1 kasus Kematian ibu akibat pendarahan dan 11 kasus kematian Neonatal (0-28 hari) dengan penyebab berata badan lahir yang rendah dan infeksi.

Baca Juga :  Pemkab Dairi Dan PT. Pupuk Indonesia Tanam Padi Bersama Di Desa Lumban Toruan

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah, Charles Bantjin saat membuka Orientasi Audit Maternal dan Perinatal, Surveilans dan Respons (AMPSR), Jumat, (20/6/2025) di Ruang rapat bupati.

Sekda juga menyampaikan, angka kematian ibu dan bayi merupakan indikator utama derajat kesehatan masyarakat. Berbagai upaya telah dilakukan, namun tantangan masih ada.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan Maternal, Perinatal di Dairi. Tentu kehadiran para narasumber akan menambah ilmu dan wawasan kita dalam mewujudkan upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi di kabupaten kita tercinta ini,”ujar sekda.

Baca Juga :  Melalui Komsos,Babinsa Koramil 06 Kerajaan Jalin Keakraban Dengan Warga Binaan

Sekda menyampaikan harapannya, pertemuan ini menjadi langkah konkret penyelamatan ibu dan bayi dan menjadikan orientasi ini sebagai momentum memperkuat komitmen dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi.

Kegiatan orientasi ini dihadiri Narasumber dari Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. dr. Sarma Nursani Lumbanraja, Sp.OG(K)dan Narasumber dari RSUD Sidikalang yang membahas Konsep AMPSR, oleh dr. Elisabet Tarigan, M.Ked(Ped), Sp.A, Sekretaris Dinas Kesehatan, Frisda Turnip, Para dokter, Kabid Kesmas Dinkes, Imelda Purba, tenaga medis baik dari RSUD Sidikalang, RSU Serenapita dan dari Puskesmas.

Berita Terkait

Personel Koramil 05/TP Sertu Warpadli Silaturahmi bersama Pegawai Kecamatan Tanah Pinem
Babinsa Koramil 05/TP Bantu Masyarakat dan Jalin Kebersamaan di Desa Lau Njuhar
PERERAT KEMANUNGGALAN TNI-RAKYAT, BABINSA KORAMIL 05/TANAH PINEM GELAR NOBAR FINAL ARGENTINA VS SPANYOL
Bupati Dairi Apresiasi Pagelaran Seni Pakpak di PRSU, Kagum pada Sendratari Meraleng Tendi
Babinsa Koramil 05/ TP, Laksanakan Pengamanan Ibadah Minggu Di Desa Balan Dua
Kecelakaan Beruntun Sibolangit, Tiga Jenazah Warga Dairi Tiba di Rumah Duka Gunung Gajah
BABINSA KORAMIL 05/TP PERKUAT SINERGITAS LEWAT KOMSOS DI DESA TANAH PINEM
LEWAT NGOPI BARENG, BABINSA KORAMIL 05/TP PERERAT KEMANUNGGALAN DI DESA SUKADAME

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:07

Personel Koramil 05/TP Sertu Warpadli Silaturahmi bersama Pegawai Kecamatan Tanah Pinem

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:04

Babinsa Koramil 05/TP Bantu Masyarakat dan Jalin Kebersamaan di Desa Lau Njuhar

Senin, 20 Juli 2026 - 12:31

PERERAT KEMANUNGGALAN TNI-RAKYAT, BABINSA KORAMIL 05/TANAH PINEM GELAR NOBAR FINAL ARGENTINA VS SPANYOL

Senin, 20 Juli 2026 - 09:53

Bupati Dairi Apresiasi Pagelaran Seni Pakpak di PRSU, Kagum pada Sendratari Meraleng Tendi

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:09

Babinsa Koramil 05/ TP, Laksanakan Pengamanan Ibadah Minggu Di Desa Balan Dua

Berita Terbaru