DAIRI24JAM – Hari ke- 27 bulan Rajab 1446 Hijriah menjadi momen istimewa bagi umat islam di seluruh dunia. Tepat pada pagi ini Kamis (30/1/2025), Rutan Kelas II B Sidikalang menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Mushollah AT Taubah Rutan. Acara ini dihadiri oleh petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan penuh antusias.
Peringatan tersebut diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al- Qur’an oleh salah satu WBP yang membuka suasana dengan khidmat. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustad Muhammad Syahputra yang bertugas di Masjid Zam’i Bintang Kelurahan Bintang Marsada Sidikalang.
Dalam sambutannya, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Franky MH Togatorop menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan spiritual bagi warga binaan. Franky yang mewakili Kepala Rutan Kelas II B Sidikalang, menyampaikan pentingnya menjadikan peringatan Isra Mi’raj ini lebih dari sekadar acara seremonial.
“Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk nyata, yaitu memperbaiki kualitas ibadah sholat kita. Mari manfaatkan momen ini untuk mendengarkan dan merenungkan apa yang disampaikan oleh penceramah agar kita mendapatkan ilmu dan pencerahan yang bermanfaat” ujar Franky.
Dalam tausiahnya, Ustaz Muhammad Syahputra menekankan pentingnya memahami esensi peristiwa Isra dan Mi’raj, yang merupakan salah satu mukjizat besar Nabi Muhammad SAW.
Ia mengingatkan bahwa kewajiban sholat lima waktu yang diperintahkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa tersebut adalah bentuk kasih sayang Allah kepada umat-Nya. Melalui sholat, manusia memiliki sarana untuk selalu berkomunikasi dengan Allah SWT sekaligus mendekatkan diri kepada Nya.
Selain itu, Ustaz Muhammad Syahputra mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur atas nikmat iman, Islam, dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Rasa syukur, menurutnya, harus diwujudkan dengan meningkatkan kualitas ibadah, seperti sholat yang khusyuk, memperbanyak dzikir, serta memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan dengan Allah SWT (hablum minallah) dan hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas) sebagai kunci utama untuk membangun kehidupan yang penuh berkah dan harmoni, baik di dunia maupun di akhirat.
Acara ditutup dengan doa dan sholawat bersama yang dipimpin oleh Ustaz Muhammad Syahputra, menciptakan suasana haru dan khidmat di dalam Mushollah . Setelahnya, para WBP dengan tertib meninggalkan tempat kegiatan. Melalui peringatan ini, diharapkan seluruh petugas dan WBP dapat meningkatkan kesadaran spiritual serta berkomitmen untuk terus memperbaiki diri dalam menjalani kehidupan sehari hari.










