Petani Kopi Siap Hadapi Perubahan Iklim Dengan Teknologi Bersama Mercy Corps Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DAIRI24JAM || PARBULUANPemerintah Kabupaten Dairi mendukung pelaksanaan Program DIGITANI yang digagas Yayasan Mercy Corps Indonesia untuk meningkatkan kapasitas petani kopi menghadapi dampak perubahan iklim melalui pemanfaatan teknologi digital.

Program ini disosialisasikan di Desa Pegagan Julu III, Kecamatan Sumbul, Kamis (11/6/2026), dan menjadi lokasi terakhir pelaksanaan setelah sebelumnya digelar di Desa Lae hole dan Desa Bangun, Kecamatan Parbuluan.

Koordinator Program DIGITANI, Nurdianto, menjelaskan bahwa perubahan iklim telah berdampak nyata terhadap produktivitas dan kualitas kopi. Karena itu, petani perlu dibekali akses informasi iklim yang cepat dan akurat agar mampu mengambil keputusan yang tepat dalam mengelola usaha taninya.

Baca Juga :  Curi Jeruk di Perladangan, Seorang Pemuda di Ringkus Polisi "Dua Buronan"

Camat Sumbul, Rinto Hutauruk, mengapresiasi program tersebut karena memberikan pengetahuan baru bagi petani, mulai dari adaptasi iklim hingga digitalisasi keuangan dan pemasaran. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan sektor pertanian yang adaptif dan berkelanjutan.

Melalui Program DIGITANI, petani akan mendapatkan berbagai pelatihan, seperti penggunaan Sistem Peringatan Dini Iklim Digital BMKG, Sekolah Lapang Iklim, pemasaran digital, keamanan digital, serta literasi keuangan digital.

Pemkab Dairi berharap program ini terus berlanjut dan diperluas ke lebih banyak desa serta menjangkau berbagai komoditas pertanian demi meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca Juga :  Remas Dada Nenek_Nenek,Pria Paruh Baya Di Parbuluan Di Tangkap Sat Reskrim Polres Dairi

Sejumlah kegiatan utama yang akan dilaksanakan antara lain pembentukan Komunitas Ketahanan Iklim Berbasis Digital, pelatihan penggunaan Sistem Peringatan Dini Iklim Digital BMKG, Sekolah Lapang Iklim (SLI), pelatihan keamanan digital, pemasaran digital, literasi dan layanan keuangan digital, serta berbagai kegiatan pembelajaran dan berbagi pengetahuan.

Turut hadir, Sekretaris Bappeda, Lasma Samosir, Kabid Perkebunan DKPPP, Doody S Tumanggor, SP, Kabid IKP Diskominfo, Iswan Togatorop, perwakilan Dinas PMD, BPBD dan dinas terkait lain, Kepala Desa Pegagan Julu III, Patar Nainggolan dan para petani.

Penulis : Bambang Ermansyah

Berita Terkait

Laksanakan Program 100 Hari Kerja Presiden RI,Kapolsek Parbuluan Cek Lahan Ketahanan Pangan 
Laksanakan Program 100 Hari Kerja Presiden RI, Kapolsek Parbuluan Cek Lahan Ketahanan Pangan 
Curi Jeruk di Perladangan, Seorang Pemuda di Ringkus Polisi “Dua Buronan”
HS Aniaya MS Usai Termakan Isu Perselingkuhan
Remas Dada Nenek_Nenek,Pria Paruh Baya Di Parbuluan Di Tangkap Sat Reskrim Polres Dairi
Personil Polsek Parbuluan Laksanakan Giat Pos Padat Pagi
Akibat Intensitas Hujan Tinggi Sejumlah Ruas Jalan Di Parbuluan Amblas
Kodim 0206 Dairi Salurkan Bantuan Sembako,Dalam Rangka Hut Kodam I/BB Ke-73
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:43 WIB

Petani Kopi Siap Hadapi Perubahan Iklim Dengan Teknologi Bersama Mercy Corps Indonesia

Kamis, 7 November 2024 - 12:52 WIB

Laksanakan Program 100 Hari Kerja Presiden RI,Kapolsek Parbuluan Cek Lahan Ketahanan Pangan 

Kamis, 7 November 2024 - 12:38 WIB

Laksanakan Program 100 Hari Kerja Presiden RI, Kapolsek Parbuluan Cek Lahan Ketahanan Pangan 

Rabu, 16 Oktober 2024 - 01:53 WIB

Curi Jeruk di Perladangan, Seorang Pemuda di Ringkus Polisi “Dua Buronan”

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 02:14 WIB

HS Aniaya MS Usai Termakan Isu Perselingkuhan

Berita Terbaru