DAIRI24JAM -Labuhan Batu–Hisar Manullang, seorang anak kolong yang kini menjabat sebagai pengurus Cabang 0209 FKPPI Labuhanbatu, membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan halangan untuk bertani dan beternak. Dengan memanfaatkan pekarangan rumahnya, ia menanam berbagai sayuran, buah-buahan, kelapa, serta membudidayakan ikan. Upayanya ini tidak hanya mencukupi kebutuhan keluarga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi warga sekitar.
“Sebagai anak kolong, sejak kecil saya diajarkan disiplin, kerja keras, dan kemandirian. Nilai-nilai itu saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam bertani dan beternak,” ujar Hisar.
Berkebun dan Beternak di Pekarangan Rumah
Di lahan yang terbatas, Hisar menanam berbagai jenis sayuran seperti cabai, bayam, kangkung, dan terong. Ia juga memiliki pohon buah seperti pisang dan pepaya, serta beberapa pohon kelapa yang memiliki nilai ekonomis tinggi.
“Kelapa ini tanaman yang serbaguna. Bisa untuk konsumsi sendiri, dijual, dan hasilnya bisa dimanfaatkan dalam banyak hal,” jelasnya.
Selain bertani, ia juga membudidayakan ikan lele dan nila di kolam sederhana yang dibuat di pekarangan rumahnya. “Ikan ini tidak terlalu sulit dipelihara, dan hasilnya bisa mencukupi kebutuhan keluarga atau dijual untuk menambah penghasilan,” tambahnya.
Mendorong Kemandirian dan Menginspirasi Lingkungan
Sebagai pengurus FKPPI, Hisar juga aktif mengajak rekan-rekannya dan masyarakat sekitar untuk memanfaatkan lahan pekarangan. Menurutnya, bertani dan beternak adalah langkah konkret dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga.
“Kita ini anak-anak kolong, terbiasa hidup mandiri dan tidak bergantung pada orang lain. Kalau ada lahan, meskipun kecil, harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” katanya.
Melihat keberhasilannya, banyak anggota FKPPI dan warga sekitar yang mulai mengikuti jejaknya. Hisar dengan senang hati berbagi pengalaman dan memberi motivasi agar lebih banyak orang bisa memanfaatkan pekarangan mereka secara produktif.
Harapan dan Masa Depan
Hisar berharap semakin banyak masyarakat, terutama anak-anak kolong dan anggota FKPPI, yang mau bertani dan beternak di rumah masing-masing. Ia juga berharap ada dukungan dari pemerintah daerah dalam bentuk penyuluhan, bantuan bibit, atau modal usaha kecil agar semakin banyak warga yang bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka.
“Kita harus terus berusaha dan berinovasi. Dengan tekad yang kuat, lahan sekecil apa pun bisa menjadi sumber kehidupan,” pungkasnya.










