DAIRI24JAM || GUNUNG SITEMBER – Jerit histeris warga memecah keheningan malam di Desa Lau Kersik, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, Minggu (9/8) malam. Kobaran api hebat melalap kawasan permukiman padat, menghanguskan tujuh unit rumah semi-permanen, dan memaksa petugas merobohkan dua rumah lainnya demi memutus perambatan amukan si jago merah.
Peristiwa mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 21:22 WIB. Konstruksi bangunan yang didominasi material kayu membuat api menjalar dengan sangat cepat, menciptakan pemandangan mengerikan di tengah kegelapan malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mendapat laporan dari masyarakat, UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Dairi langsung bergerak cepat. Kepala UPT Pemadam Kebakaran, Amudi Parulian Situmeang, S.Kom., MM, langsung mengerahkan 18 personil gabungan dari Regu 1 Tiga Lingga dan Pos Sidikalang ke lokasi kejadian, Hal itu di sampaikan ya melalui pesan WhatsApp, Senin 10/08/2026 pagi.
“Petugas bergerak dua menit setelah menerima laporan. Sebanyak tiga unit armada pemadam dengan kapasitas total 12.000 liter air dikerahkan untuk menjinakkan api,” ujar Amudi dalam laporan resminya.
Tiba di lokasi pada pukul 21:58 WIB, petugas disambut kobaran api yang sudah membubung tinggi. Di tengah situasi panik, petugas bersama warga harus mengambil keputusan. Dua unit rumah terpaksa dirusak dan dibongkar secara sengaja sebagai sekat bakar agar api tidak meluas dan melumat seluruh perkampungan.
Setelah berjibaku selama hampir dua jam, amukan api akhirnya berhasil dikendalikan. Petugas menyelesaikan proses pendinginan total pada pukul 23:30 WIB.
Meski sembilan rumah terdampak, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini.
Tujuh warga yang kehilangan tempat tinggal karena rumahnya ludes terbakar adalah Trumen Pinem (49), Bagem Sinulingga (65), Nanda Sinuraya (80), Ham Dani Manik (50), Kadir Tarigan (65), Emi Irilam Sari Sidabutar (53), dan Kario Berutu (35). Sementara dua warga yang rumahnya terpaksa dirusak adalah Rivai Sembiring (35) dan Dani Pinem (47).
Hingga berita ini diturunkan, total nilai kerugian material masih dalam proses kalkulasi oleh pihak terkait. Dugaan sementara penyebab kebakaran juga masih diselidiki secara intensif oleh aparat kepolisian dan BPBD Kabupaten Dairi.
Penulis : Bambang Ermansyah











