DAIRI24JAM —Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-50 Tingkat Kabupaten Dairi tahun 2025. Acara penutupan dilaksanakan di Lokasi MTQ tingkat Kabupaten Dairi yang berada di Desa Bintang Mersada, Selasa (06/05/2025).
Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan para peserta yang telah mempersembahkan yang terbaik dalam perhelatan ini, dan kepada seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam acara ini tak lupa beliau mengucapkan terimakasih ataa kolaborasi yang nyata sehingga semua dapat berjalan lancar.
Lebih lanjut Wahyu berharap semoga suasana yang kondusif, damai, religius serta persaingan positif antar kafilah selama penyelenggaraan MTQ ke-50 ini, tetap selalu terpelihara dan terus ditingkatkan pada penyelenggaraan MTQ yang akan datang
Kami berharap kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Perhelatan ini adalah wadah apresiasi bagi para peserta atau kafilah. Hal ini agar pembinaan terhadap anak-anak kita berprogres positif, Ini bukanlah sebatas kompetisi, namun yang lebih penting, pelaksanaan MTQ ini adalah bagian ukhuwah Islamiyah yang harus terus dijaga,” tambahnya.
Wakil Bupati juga berpesan kepada para pengurus LPTQ agar terus fokus terhadap pembinaan para kafilah, hal ini demi menjaga prestasi di bidang keagamaan. “Tidak hanya di tingkat lokal, kita harapkan prestasi anak-anak kita di perhelatan keagamaan terus berkembang hingga tingkat nasional bahkan internasional,” imbuhnya. Dimana pada MTQ ke- 50 kali ini Kecamatan Sidikalang menjadi Juara Umum.
Turut hadir dalam acara penutupan tersebut, Kapolres Dairi Faisal Andri Pratomo, Kajari Dairi Cahyadi Sabri, Mewakili Dandim 0206 Dairi Kapt. Inf. T. Aritonang, Sekretaris Daerah Surung Charles L. Bantjin, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Dairi Riswan Gajah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jonny Hutasoit, Ibu Wakil Bupati Ny. Sri Dewi Wahyu Sagala, Ketua LPTQ Kabupaten Dairi Jono Pasi. Tokoh Agama/masyarakat, Alim Ulama, Pimpinan Pondok Pesantren, Ormas Islam.










