Bupati Dairi dan Pedagang Cari Titik Temu ILP, Kinerja PD Pasar Akan Dipantau Bersama

Selasa, 15 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DAIRI24JAM  | SIDIKALANGPolemik kenaikan Iuran Layanan Pasar (ILP) di Pasar Sidikalang mulai menemukan titik terang. Bupati Dairi Vickner Sinaga melakukan pertemuan bersama para pedagang yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Pasar Sidikalang (P3S) di Pendopo Bupati Dairi, Jumat (11/9/2026).

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan P3S yang dikoordinir Syarifudin Siregar dan Ferdinand Sihaloho dengan Wakil Bupati Dairi Wahyu Sagala, Selasa (8/9/2026).

Dalam pertemuan sebelumnya, para pedagang menyampaikan permintaan besaran iuran
sebesar Rp. 200.000 untuk setiap kios yang ada di Blok A dan Blok B.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Besaran kenaikan yang terjadi selama ini menurut para pedagang dianggap tidak sebanding dengan kondisi usaha dan kemampuan ekonomi para pedagang.

Menanggapi keberatan tersebut, Bupati Vickner Sinaga menawarkan opsi kenaikan sebesar Rp.300 ribu untuk setiap kios.

Tawaran tersebut disertai sejumlah catatan diantaranya, Bupati membuka ruang bagi keterlibatan perwakilan pedagang untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap kinerja Perusahaan Daerah (PD) Pasar.

Pengawasan itu tidak hanya dilakukan dalam waktu singkat, tetapi minimal selama tiga bulan ke depan dan bahkan dapat berlanjut hingga akhir 2027.

Baca Juga :  Polres Dairi Bersama Dengan Tokoh Agama, Ikuti Doa Bersama Lintas Agama

“Kita akan membentuk tim monitoring, yang mengikut sertakan para pedagang dalam memberikan masukan terkait kinerja PD.Pasar maupun menganalisa keluhan pedagang nantinya,” kata bupati.

Vickner juga menegaskan, keputusan tersebut tidak diambil secara serta-merta. Pemerintah Kabupaten Dairi, menurutnya, harus mempertimbangkan keberlangsungan PD Pasar sebagai perusahaan daerah yang selama ini tidak mendapatkan penyertaan modal dari pemerintah daerah.

“PD Pasar merupakan perusahaan daerah yang tidak mendapatkan penyertaan modal dari pemerintah. Karena itu, perusahaan juga dituntut untuk mampu berdiri sendiri dan menghasilkan keuntungan agar dapat menjalankan operasionalnya,” ujar Vickner.

Meski demikian, Bupati mengakui bahwa keputusan mengenai besaran ILP tersebut bukan berarti secara otomatis menyelesaikan seluruh persoalan yang selama ini dihadapi pedagang. Karena itu, ia mengajak para pedagang untuk melakukan monitoring bersama terhadap pelaksanaan kebijakan tersebut.

Menurut Vickner, hasil evaluasi dalam sedikitnya tiga bulan ke depan akan menjadi bahan untuk melihat apakah kebijakan yang diambil memberikan dampak positif, baik terhadap keberlangsungan PD Pasar maupun kondisi para pedagang.

“Keputusan hari ini tentu belumlah langsung menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi pedagang, namun pada dasarnya kita berada dalam satu kapal besar, untuk itu, mari kita monitor bersama minimal tiga bulan ke depan. Dari hasil monitoring itu nanti dapat dilakukan tinjauan ulang terhadap keputusan yang akan dituangkan dalam keputusan bupati,” jelasnya.

Baca Juga :  𝐖𝐚𝐤𝐢𝐥 𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐃𝐚𝐢𝐫𝐢 𝐓𝐢𝐧𝐣𝐚𝐮 𝐋𝐨𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐊𝐞𝐛𝐚𝐤𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐏𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐒𝐢𝐝𝐢𝐤𝐚𝐥𝐚𝐧𝐠, 𝐏𝐚𝐬𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐂𝐞𝐩𝐚𝐭 𝐛𝐚𝐠𝐢 𝐏𝐞𝐝𝐚𝐠𝐚𝐧𝐠 𝐓𝐞𝐫𝐝𝐚𝐦𝐩𝐚𝐤

Langkah kata bupati menjadi bagian dari upaya mencari keseimbangan antara kebutuhan PD. Pasar untuk tetap bertahan sebagai perusahaan daerah dan kemampuan pedagang dalam memenuhi kewajiban layanan pasar.

Selain menawarkan penyesuaian kenaikan ILP, Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk mencari sumber dukungan lain bagi PD Pasar termasuk mendengar keluhan dari para pedagang akan kurangnya pembeli di Blok A dan B, untuk dicarikan solusi.

Ikut dalam pertemuan Asisten Pemerintahan, Agel Siregar, Asisten Perekonomian, Junihardi Siregar, Kabag Perekonomian Lipinus Sembiring, Kabag Hukum, Arjun Nainggolan, Direktur PD Pasar Sidikalang Lumpin Pangaribuan, Direktur Operasional Manaek Simbolon, Direktur Umum dan Keuangan Subhan Manik serta Badan Pengawas PD Pasar Sidikalang dan Ketua TP PKK, Ny.Rita Puspita Vickner Sinaga.

Penulis : Bambang Ermansyah

Berita Terkait

Pemkab Dairi Klarifikasi TPP: Besaran per PNS Tetap, Alokasi Ditambah untuk Memenuhi Pembayaran
Puluhan Mahasiswa Dan Masyarakat Geruduk Mapolres Dairi Tuntut Penuntasan Kasus Kekerasan dan Mafia Tanah
Sidak TPID Dairi; Stok Bahan Pokok Aman, Harga Tetap Terkendali
Komunitas Parsidikalang Temui Bupati Dairi, Dorong Penguatan Komunitas Mahasiswa Rantau
Kebakaran Hanguskan Ruang Perpustakaan SD Negeri 033912 Hutagambir Sidikalang
Kompak Berbaju Putih, Ratusan Pedagang P3S Sidikalang Gempur Kantor DPRD dan Bupati Dairi Tolak Kenaikan ILP
Terekam CCTV, Dua Pelaku Berboncengan Gasak Motor Honda CBR 150 Hitam di Simpang Water Park
James Siburian Raih Juara 1, Festival Lomba Cipta Lagu Pakpak 2026 Sukses Mengguncang Sidikalang

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:13

Pemkab Dairi Klarifikasi TPP: Besaran per PNS Tetap, Alokasi Ditambah untuk Memenuhi Pembayaran

Selasa, 15 September 2026 - 10:10

Bupati Dairi dan Pedagang Cari Titik Temu ILP, Kinerja PD Pasar Akan Dipantau Bersama

Senin, 14 September 2026 - 21:33

Puluhan Mahasiswa Dan Masyarakat Geruduk Mapolres Dairi Tuntut Penuntasan Kasus Kekerasan dan Mafia Tanah

Rabu, 9 September 2026 - 08:00

Sidak TPID Dairi; Stok Bahan Pokok Aman, Harga Tetap Terkendali

Rabu, 9 September 2026 - 07:58

Komunitas Parsidikalang Temui Bupati Dairi, Dorong Penguatan Komunitas Mahasiswa Rantau

Berita Terbaru