DAIRI24JAM || SIDIKALANG – Pemerintah Kabupaten Dairi terus memperkuat komitmennya dalam memajukan sektor ekonomi kerakyatan melalui terobosan permodalan. Bekerjasama dengan PT Bank Sumut dan sejumlah lembaga perbankan, Pemkab Dairi resmi menyosialisasikan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 0% bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Acara sosialisasi yang berlangsung pada Selasa (5/5/2026) di Balai Karina Sidikalang ini dihadiri oleh Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, yang hadir mewakili Bupati Dairi. Turut hadir tokoh nasional Anggota Komisi VII DPR RI, Bane Raja Manalu, Direktur IT dan Operasional PT Bank Sumut, Sandhy Sofian, serta perwakilan dari Kementerian UMKM RI.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala menegaskan bahwa UMKM adalah tulang punggung perekonomian di Kabupaten Dairi, terutama pada sektor pertanian kopi, kerajinan, kuliner, hingga pariwisata Danau Toba. Namun, ia menyadari bahwa akses modal seringkali menjadi tembok penghalang bagi warga untuk berkembang.
“Kehadiran program KUR dengan bunga 0% ini adalah bentuk keberpihakan nyata Pemkab Dairi kepada Bapak dan Ibu sekalian. Kami ingin modal usaha bukan lagi menjadi beban yang menakutkan, melainkan menjadi mesin penggerak pertumbuhan ekonomi,” ujar Wahyu di hadapan para pelaku usaha.
Lebih lanjut, Wahyu memaparkan data impresif mengenai dukungan permodalan di Dairi. Sejak tahun 2016, Pemkab telah memfasilitasi penyaluran KUR sebesar Rp416 miliar kepada 4.371 pelaku UMKM. “Ini bukan sekadar statistik, tapi bukti bahwa akses modal telah menyentuh ribuan rumah tangga di daerah kita. Kini dengan bunga 0%, kami ingin masyarakat lebih berani berinovasi tanpa perlu khawatir bunga pinjaman yang memberatkan,” tambahnya.
Direktur IT dan Operasional PT Bank Sumut, Sandhy Sofian, menyatakan bahwa Bank Sumut siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengentaskan masalah permodalan, pendampingan, dan akses pasar. Menurutnya, program ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang manfaatnya harus langsung dirasakan masyarakat bawah.
“Melalui bunga 0% ini, hambatan utama pelaku usaha telah kita pangkas. Kami tidak hanya memberikan uang, tapi juga akan melakukan pendampingan agar usaha Bapak dan Ibu semakin maju dan berkelanjutan,” tegas Sandhy.
Dukungan senada datang dari Anggota DPR RI Komisi VII, Bane Raja Manalu. Ia mengingatkan para pelaku usaha bahwa modal besar saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan perubahan pola pikir dan inovasi produk.
Perbaiki kemasan, jaga kualitas mutu, dan yang terpenting, manfaatkan digitalisasi untuk pemasaran. Saya yakin dengan modal yang cukup dan semangat pantang menyerah, produk Dairi bisa bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” pesan Bane.
Acara ini juga menjadi ajang kolaborasi lintas sektor yang dihadiri oleh Sekda Dairi Surung Charles Lamhot Bantjin, pimpinan OPD, serta para pimpinan perbankan mulai dari Bank Sumut Cabang Sidikalang, BRI, Mandiri, BNI, hingga Pegadaian. Kehadiran para petinggi perbankan ini memberikan sinyal positif bahwa ekosistem keuangan di Dairi siap mendukung penuh kebangkitan UMKM lokal.
Dengan adanya akses permodalan tanpa bunga ini, para pelaku UMKM di Kabupaten Dairi kini memiliki peluang emas untuk memperluas skala usaha mereka, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan memperkuat posisi Dairi sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.
Penulis : Bambang Ermansyah










