DAIRI24JAM || SIEMPAT NEMPU HILIR – Suasana tenang di Desa Lae Sering, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Selasa malam (05/05/2026). Satu unit rumah tinggal milik warga dilaporkan hangus terbakar setelah api dengan cepat merambat ke bagian bangunan.
Berdasarkan laporan resmi dari UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Dairi, informasi kebakaran pertama kali diterima oleh petugas pada pukul 20.28 WIB. Laporan tersebut disampaikan oleh seorang warga bernama Juangga Silaban yang langsung menghubungi pos pemadam kebakaran terdekat.
Merespons laporan tersebut, Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Dairi, Amudi Parulian Situmeang, S.Kom., MM, segera mengerahkan personel dari Pos Parongil. Armada 03 dengan kapasitas air 3.500 liter diberangkatkan hanya lima menit setelah berita diterima, yakni pada pukul 20.33 WIB.
“Petugas kami dari Regu 1 sebanyak enam personel langsung bergerak cepat menuju lokasi. Meskipun medan menuju Lumban Julu memerlukan waktu, tim berhasil tiba di titik lokasi (TKK) pada pukul 21.03 WIB dan langsung melakukan tindakan pemadaman,” ujar Amudi dalam keterangannya.
Objek yang terbakar diketahui merupakan rumah tinggal milik keluarga Bapak Ramot Siburian/br. Purba. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan lokalisir api agar tidak merambat ke bangunan di sekitarnya. Berkat kesigapan personel dan bantuan warga sekitar, proses pemadaman hingga tahap pendinginan berhasil diselesaikan dalam waktu relatif singkat, yakni pada pukul 21.19 WIB.
Hingga saat ini, pihak berwenang belum bisa menaksir total kerugian materil yang dialami oleh korban. Namun, kabar baiknya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Mengenai penyebab pasti kebakaran, Amudi menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. “Untuk dugaan sementara penyebab munculnya api, masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak terkait. Kami fokus pada penanganan darurat dan memastikan api benar-benar padam total,” tambahnya.
Setelah situasi dinyatakan aman dan terkendali, personel Damkar Dairi kembali ke pos unit masing-masing. Pihak Damkar juga senantiasa menghimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh instalasi listrik maupun tungku api di dalam rumah.
Penulis : Bambang Ermansyah










