DAIRI24JAM || TANAH PINEM – Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Desa Lau Tawar, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi pada Jumat malam (23/1/2026). Kobaran api yang mulai terlihat sekitar pukul 20.15 WIB tersebut dilaporkan menghanguskan sedikitnya 10 unit rumah warga.
Menurut kesaksian warga di lokasi kejadian, Ade Sembiring, api muncul secara tiba-tiba dan langsung membesar, dipicu oleh material bangunan yang mayoritas masih semi-permanen serta hembusan angin kencang. Kepanikan luar biasa melanda warga sekitar yang saat itu sebagian besar baru saja menyelesaikan aktivitas malam.
“Kejadiannya sangat cepat, sekitar jam delapan lewat lima lebas menit tadi. Api tiba-tiba sudah membumbung tinggi dari salah satu rumah. Warga di sini langsung berhamburan keluar mencoba menyelamatkan barang-barang seadanya,” ujar Ade Sembiring saat dikonfirmasi dari lokasi kejadian.
Ade menambahkan bahwa warga setempat berupaya keras memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu bantuan armada pemadam kebakaran tiba. “Kami semua gotong royong menyiram air pakai ember dan alat seadanya agar api tidak semakin merambat ke rumah lain, tapi karena api sangat besar, ada sekitar 10 rumah yang tidak sempat terselamatkan,” lanjutnya.
Kondisi jalan menuju lokasi yang cukup menantang serta jarak tempuh dari pos pemadam kebakaran terdekat menjadi kendala dalam percepatan pemadaman. Namun, hingga berita ini diturunkan, sejumlah armada pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Dairi telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna memastikan api tidak kembali menyala.
Belum diketahui secara pasti penyebab utama dari musibah kebakaran ini. Pihak kepolisian dari Polsek Tanah Pinem dikabarkan telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan serta memulai penyelidikan terkait sumber api. Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai miliaran rupiah mengingat banyaknya bangunan yang rata dengan tanah.
Penulis : Bambang Ermansyah










