DAIRI24JAM || SUMBUL – Laporan warga terkait temuan tapak berukuran besar yang diduga merupakan jejak harimau di kawasan perladangan Desa Bandarhutausang, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupan Dairi, langsung ditindaklanjuti aparat. Babinsa Koramil 01/Sumbul Kodim 0206/Dairi Serda Torop Samosir bersama personel Polsek Sumbul yang dipimpin Kapolsek AKP Rapolo Tambunan bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan, Rabu (30/9/2026).
Temuan tersebut diketahui sekitar pukul 06.00 WIB saat warga bernama Bonatua Nainggolan sedang menuju ladang Dusun Pispis. Di sekitar areal perladangan, ia melihat tapak berukuran besar di pinggir ladangnya yang diduga merupakan tapak harimau. Temuan itu kemudian disampaikan kepada warga dan Kepala Desa Bandarhutausang untuk selanjutnya dilaporkan kepada Babinsa.
Selain temuan tapak, warga lainnya, Darma Munte, juga menemukan jejak binatang buas di ladang miliknya tepat di belakang bangunan SPPG Bandar Huta Usang yang yang diduga merupakan tapak harimau. Kondisi itu semakin membuat warga waspada, sehingga aparat TNI dan Polri turun langsung untuk memastikan situasi di lapangan dan mengantisipasi kemungkinan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
Berdasarkan pengecekan awal, lokasi ditemukannya jejak tapak binatang buas berada sekitar satu kilometer dari permukiman warga. Kapolsek Sumbul AKP Rapolo Tambunan mengimbau masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di kawasan perladangan, agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengambil tindakan sendiri apabila kembali menemukan jejak atau melihat satwa yang diduga harimau.
Sementara itu, Babinsa Serda Torop Samosir mengingatkan warga untuk sementara lebih berhati-hati saat pergi maupun bekerja di ladang. Masyarakat diminta segera melaporkan setiap temuan jejak atau kemunculan satwa liar kepada aparat maupun pemerintah desa, serta tidak mendekati atau mencoba menangkap satwa tersebut. Langkah cepat TNI-Polri bersama pemerintah desa diharapkan dapat menjaga keamanan warga sekaligus mencegah terjadinya konflik antara manusia dan satwa liar.




