Dairi24jam | Karo – LSM KCBI menyorot suasana darurat yang menyelimuti sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Karo menyusul kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa SMA Negeri 1 Berastagi akibat Makanan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (13/8/2026).
Pantauan LSM KCBI dilapangan hingga pukul 16:10 Wib, jumlah korban lebih dari 100 orang siswa/i tercatat yang dilarikan dan mendapat perawatan intensif disejumlah rumah sakit dan sampai detik ini belum ada korban jiwa.
Fasilitas kesehatan yang dipadati oleh para korban di antaranya adalah RS Efarina Etaham Berastagi, RS Swasta Amanda serta RSUD Kabanjahe.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara informasi dihimpun dihalaman sekolah SMA Negeri 1 Berastagi jumlah siswa/i keracunan akibat MBG ada ratusan orang. Keluarga korban dan beberapa masyarakat tampak memenuhi area IGD rumah sakit untuk memantau kondisi para siswa yang sebagian besar datang menggunakan ambulans serta kendaraan darurat.
Menanggapi insiden darurat ini, Bupati Karo, Antonius Ginting bersama Kapolres Karo, AKBP. Pebriandi Haloho langsung turun tangan meninjau lokasi secara langsung. Keduanya tampak hadir di RS Efarina Etaham Berastagi untuk memantau penanganan medis yang diberikan oleh tim dokter kepada para siswa SMA Negeri 1 Berastagi yang tengah terbaring lemah.
Ketua LSM KCBI Karo, Rudi Surbakti mendesak pihak aparat Kepolisian agar mendalami darimana asal makanan bergizi gratis atau dapur SPPG karena sangat disayangkan sekali dengan pengelola dapur MBG tersebut.
“Kemudian kepada tim medis kami berharap agar berfokus pada penanganan kesehatan para siswa siswi yang korban keracunan” tegas Rudi
Penulis : Ali











